MANADO – Pemilih muda pada gelaran pemilihan umum (Pemilu) 14 Februari 2024 mendatang didominasi anak muda, usia di bawah 40 tahun.
Berdasarkan data data pemilih tetap (DPT) di Sulawesi Utara berjumlah 1.929.603 juta pemilih, diantaranya merupakan generasi milenial dan generasi Z.
Ketua Divisi Perencanan, Data dan Informasi KPU Sulut Lanny Ointu kepada arenapost.id Selasa (23/1/2024) mengatakan, data pemilih tetap (DPT) di Sulawesi Utara berjumlah 1.929.603 juta pemilih, diantaranya merupakan generasi milenial dan generasi Z dengan partisipan mencapai 48 persen.

“Dibutuhkan metode khusus agar ketertarikan anak muda berpartisipasi dalam Pemilu 2024 meningkat,” tuturnya.
Jika dirinci untuk jumlah pemilih Gen Z usia 17-24 tahun berjumlah 368.801 atau 19 persen, usia Milenial usia 25-39 tahun berjumlah 572.904 atau 29 persen.
Total untuk kategori usia dibawa 40 tahun mencapai 48 persen. Ini cukup besar, kemudian generasi X usia 40-55 tahun 590.049 presentasi 30 persen.
“Generasi Baby Bomer usia 56-76 presentasi 20 persen dan kategori lansia 76 tahun keatas berjumlah 43.899 presentasi 2 persen,” jelas Lanny.
Lanny menerangkan berbagai macam medsos dimanfaatkan untuk sosialisasi. Tentunya, dengan muatan konten yang asyik dan bisa diterima anak muda.
“Jadi dibutuhkan cara khusus untuk sosialisasi sebab banyak pemilih pemula, baru pertama kali mengambil bagian dari Pemilu,” pungkasnya. (*/ben)





















