MANADO – Terobosan Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Manado lewat inovasi anyar aplikasi online, Rudolfo mulai mendapat apresiasi dan atensi luar biasa.
Rutan Manado dinilai lebih Informatif. Para keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) merasa lebih mudah dalam Pelayanan Pendaftaran Kunjungan secara online di Rutan Manado
Mereka semakin dimudahkan dengan pendaftaran layangan kunjungan di Rutan Manado lewat pemanfaatan aplikasi Rudolfo tersebut. Baik dari rumah maupun ditempat mana saja.
‘’Terus terang kami tidak perlu lagi repot-repot saat babesuk suami karena bisa mendaftar lewat aplikasi Rudolfo. Apalagi kami keluarga yang jauh datang dari Siau,’’ ujar Regina Wullur, istri tercinta dari Febri Gandaria yang tengah menjalani proses hukum di Rutan Manado.
Lain lagi dijelaskan Ella Ambarak saat ditemui di ruang besukan Rutan saat membesuk suami, Rabu (22/11). ‘’Yang utama kami keluarga semakin dimudahkan. Tidak perlu lama-lama mengantri seperti dulu lagi,’’ ungkap ibu tiga anak yang rutin membesuk sang suami Ridwan Muhammad.
Aplikasi Rudolfo yang dicetuskan oleh Karutan Deny Fajariyanto kini dilanjutkan dan semakin disempurnakan oleh penggantinya Widodo.
Pemanfaatan Rudolfo terlihat saat layangan kunjungan Hari Raya Idul Fitri 22 April dan 23 April yang mampu dimaksimalkan oleh keluarga Warga Binaan sehingga semua berjalan lancar dan kunjungan menembus 276 orang.
Rutan Manado kini semakin menyempurnakan layangan online tersebut menjelang kunjungan Hari Natal dan Tahun Baru yang biasanya kunjungan semakin membludak di Rutan Manado.
‘’Sudah menjadi kewajiban kami untuk memberikan pelayanan prima bukan saja kepada Warga Binaan namun juga semua keluarganya yang ingin membesuk,’’ ungkap Widodo. (*/don)






















