SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mempercepat penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah (PUPRD), dengan dukungan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Utara, pelayanan pemenuhan kebutuhan air bersih dilaksanakan pada Minggu (26/7/2026) malam di Kampung Binala dan Kampung Lelipang.
Penyaluran air bersih tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang dilakukan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, bersama BPBPK Sulawesi Utara sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan darurat pascabencana.
Pemerintah daerah juga memastikan layanan serupa akan kembali dilaksanakan pada Senin (27/7/2026) di wilayah Kecamatan Tabukan Selatan, guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak secara merata dan berkelanjutan.
Pemkab Sangihe berharap sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait dapat mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak sekaligus meringankan beban masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana. (*/ivan)























