Bantuan Darurat Tiba, Bupati Michael Thungari Pastikan Penanganan Pascabencana Dipercepat

14
Bantuan Penanganan Bencana Mulai Tiba di Sangihe. (Dok.ist)

SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memperkuat langkah penanganan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui percepatan penyaluran bantuan darurat dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Utara.

Bantuan tersebut tiba di Pelabuhan Pananaru, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 15.30 WITA. Kedatangan bantuan merupakan tindak lanjut dari audiensi Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, dengan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara pada 23 Juli 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Michael Thungari meminta percepatan realisasi bantuan yang sebelumnya telah diusulkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Permintaan itu kemudian menjadi semakin mendesak setelah banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pemerintah daerah mengajukan sejumlah kebutuhan penunjang penanganan darurat, di antaranya tenda pengungsi, tenda serbaguna, motor tangki air, mobil truk untuk pengangkutan logistik dan pengungsi, toilet portabel, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara, Reza Rizka Pratama, menyatakan komitmen pihaknya untuk segera menyalurkan bantuan sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan penanganan kondisi darurat di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, mengatakan bantuan yang telah tiba langsung dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak, khususnya layanan air bersih.

“Kolaborasi Tim PUPRD dan Tim Balai BPBPK untuk pemenuhan layanan air bersih di Kecamatan Tamako dan besok rencana dilanjutkan ke Tabukan Selatan,” ujar Ronald Lumiu, Minggu (26/7/2026).

Menurut Ronald, penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas utama dalam masa tanggap darurat. Tim gabungan akan terus bergerak ke wilayah terdampak guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secepat mungkin.

Bupati Michael Thungari berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan pemerintah pusat terus diperkuat sehingga proses penanganan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Bantuan yang telah disalurkan diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi masyarakat sekaligus memastikan pelayanan kepada warga terdampak tetap berjalan optimal hingga situasi kembali normal. (Ivan)