SANGIHE – Ibadah Natal Oikumene Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berlangsung penuh hikmat dan kebersamaan di ruang Papanuhung Santiago, Senin (8/12/2025).
Perayaan ini bukan hanya menjadi momentum iman, tetapi juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemkab Sangihe dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui penyerahan bonus atlet Porprov serta berbagai bantuan sosial dan keagamaan.
Acara tersebut dihadiri pimpinan Forkopimda, kepala OPD, ASN, tokoh agama, hingga masyarakat penerima bantuan. Suasana ibadah semakin khusyuk ketika pimpinan dari berbagai denominasi gereja mengambil bagian dalam pelayanan.
Hadirnya paduan suara, musik bambu, serta partisipasi saudara-saudara muslim yang turut menyanyikan pujian menjadi wujud nyata kuatnya kerukunan antarumat beragama di Sangihe.
Pelayanan Firman dibawakan Ketua Umum Sinode GMIST, Pdt. Welman Boba, M.Th.
Dalam kotbah dari Matius 1:21–23, ia menekankan bahwa kelahiran Yesus adalah wujud kasih Allah sekaligus permulaan karya keselamatan bagi umat manusia.
“Allah hadir untuk menyelamatkan kita. Yesus adalah Allah yang datang di tengah-tengah kita untuk menyelamatkan keluarga kita masing-masing. Mari sambutlah Sang Raja Damai dengan sukacita Natal,” ujarnya.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE MM dalam sambutannya menyampaikan pesan khusus dari Gubernur Sulawesi Utara yang berhalangan hadir.
Gubernur menitipkan salam hormat serta ucapan Selamat Menyongsong Natal bagi seluruh masyarakat Sangihe.
“Kiranya damai dan sukacita Natal menaungi kita semua,” kata Bupati.
Ia menegaskan bahwa inti Natal bukanlah penyambutan pejabat, tetapi menyambut Kristus dalam hidup sehari-hari.
“Natal bukan sekadar perayaan. Ini panggilan untuk menghadirkan kasih, kepedulian, dan damai dalam kehidupan kita,” ujarnya.
Bupati juga menekankan bahwa ibadah oikumene menjadi ruang penting untuk mempererat persatuan lintas denominasi, gereja, pemerintah, dan masyarakat.
“Perbedaan tradisi tidak memisahkan kita. Kasih Kristus menyatukan kita dalam satu tubuh, satu sukacita, dan satu pengharapan,” ungkapnya.
Kehadiran Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, Kapolres, hingga keterlibatan remaja masjid menjadi simbol kuatnya kerukunan antar umat beragama di Sangihe.
“Ini yang harus kita jaga bersama,” tegas Bupati.
Dalam rangkaian ibadah tersebut, pemerintah provinsi dan daerah menyerahkan berbagai bentuk dukungan kepada masyarakat, meliputi:
Bonus bagi atlet Sangihe peraih medali pada Porprov,
Bantuan bagi rumah-rumah ibadah,
Serta bantuan sosial lainnya untuk memperkuat pelayanan masyarakat. (IvAn)





















