Wabup Tendris Bulahari Ikuti Bimtek ASWAKADA di Jakarta, Perkuat Peran Strategis Daerah

27
Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari (tengah), menghadiri Bimtek dan Silaturahmi ASWAKADA di Jakarta, 27–28 April 2026.(Dok.ist)

JAKARTA – Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Silaturahmi yang diselenggarakan Asosiasi Koalisi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA), di Jakarta, Senin (27/4).

Kegiatan yang berlangsung pada 27–28 April 2026 ini diikuti wakil kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia sebagai forum penguatan kapasitas kepemimpinan serta peningkatan koordinasi dalam pelaksanaan pemerintahan daerah.

Melalui Bimtek ini, para peserta memperoleh penguatan pemahaman terkait peran strategis wakil kepala daerah dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, pengendalian program prioritas, serta optimalisasi fungsi koordinatif lintas perangkat daerah.

Selain itu, forum ini menjadi ruang pertukaran pengalaman dan praktik baik antar daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk peningkatan kualitas pelayanan publik serta respons terhadap berbagai isu strategis di daerah.

Ketua ASWAKADA, Armuji, dalam arahannya menekankan pentingnya penguatan peran wakil kepala daerah dalam menjaga kesinambungan kebijakan serta memastikan implementasi program pembangunan berjalan secara terukur dan akuntabel.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para wakil kepala daerah dapat semakin memperkuat peran strategisnya dalam mendukung jalannya pemerintahan yang efektif, serta mampu mengoptimalkan fungsi koordinasi lintas perangkat daerah,” ujar Armuji.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan ini memberikan manfaat besar dalam memperluas wawasan dan memperkuat kapasitas kepemimpinan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memperluas perspektif serta menjadi ruang berbagi pengalaman antar daerah, sehingga dapat kami terapkan dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ungkapnya.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dengan agenda utama berupa pemaparan materi, diskusi tematik, serta pertukaran pengalaman antar peserta guna memperkuat sinergi dan kolaborasi antar daerah. (Ivan)