
PINELENG – Sebelas pasang pengungsi yang berasal dari gunung Ruang kabupaten Kepulauan Sitaro menjalani prosesi pemberkatan pernikahan yang digelar di Kapel BPMP Pineleng, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (21/5/2024).
Kesebelas pasangan ini menjalani pemberkatan sekaligus janji pernikahan yang dipimpin oleh seorang Pendeta berlangsung suasana hikmat karna dihadiri oleh keluarga terdekat.
Dalam momen ini tentunya dirasakan sangat spesial karna di hadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang juga menjadi saksi pernikahan.
Para pasangan duduk berserat didepan para jemaat sambil berpegangan dengan mengucapkan ikrar nikah.
Usai mengucapakan ikrar janji setia kesebelas pasang pengantin langsung menerima dokumen Kependudukan dari Dinas Catatan Sipil Kabupaten Kepulauan Sitaro yang di fasilitasi Dinas Dukcapil Provinsi Sulawesi Utara.
Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw mengatakan bencana tidak bisa diprediksi,dan tentunya kita tidak menginginkan itu.
“Kita tidak menyangka hal ini terjadi, tapi semuanya ada dalam kendali Tuhan. Dan Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi kekuatan kita,semua ada hikmatnya. Tuhan menyiapkan orang-orang menjadi saluran berkat dalam membantu yang dalam kesusahan,” ujar Wagub Kandouw.
Nikah massal ini merupakan kerjasama Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kementerian Pendidikan sebagai bentuk sinergitas yang solid dalam melayani masyarakat khususnya warga Pulau Ruang yang terdampak erupsi.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekprov Sulut Steve Kepel serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr Denny Mangala MSi.
Para pengungsi ini akan yang ditampung sementara dibeberapa tempat sebelum dan nantinya akan direlokasi di tempat yang sudah di sediakan oleh Pemerintah Provinsi Sulut. (ben)
















