PKM Olahan Kulit Buah Naga Merah jadi Es Krim Sehat Ala Faperta Unsrat

15
PelatihanTim Dosen Faperta mengenai Teknologi Pengolahan Es Krim Kulit Buah Naga Merah kepada Ibu Ibu PKK Kelurahan Teling Atas Lingkungan I Manado. (ist)

MANADO – Tim Dosen dan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) sukses merealisasikan Pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Klaster 2 dengan topik Pelatihan Teknologi Pengolahan Kulit Buah Naga Merah pada pembuatan es krim kepada Kelompok Ibu-Ibu PKK Kelurahan Teling Atas Manado, Kamis (25/9/2026).

Menurut Ketua Tim PKM, Denny Saroinsong, STP., M.Si yang kesehariannya adalah dosen Jurusan Teknologi Pertanian Faperta Unsrat, kegiatan ini didampingi anggota tim Ir. Teltje Koapaha, MP., Dr. Herry Pinatik, STP., M.Si., dan Jolanda Ch. Lamaega, STP., M.Si.

Ia menjelaskan, PKM-K2 ini merupakan salah satu proposal yang lolos seleksi dan pendanaan PNBP BLU Unsrat Tahun 2026 oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sam Ratulangi Manado.

Kegiatan PKM ini dilatarbelakangi beberapa permasalahan, yakni:

a) Kulit Buah Naga Merah belum dimanfaatkan secara optimal dan umumnya dibuang sebagai sampah rumah tangga,

b) Pengetahuan masyarakat mengenai teknologi pengolahan pangan sederhana masih terbatas,

c) Ibu-ibu PKK Kelurahan Teling Atas belum memiliki keterampilan membuat produk es krim berbahan baku kulit buah naga merah sebagai bahan lokal, serta

d) Belum adanya pelatihan pengolahan produk pangan inovatif yang dapat menjadi peluang usaha rumah tangga.

Pelaksanaan PKM diawali sambutan dan pembukaan acara oleh Pdt. Deiby Siwy Mandey, S.Th., Ketua TP-PKK selaku istri Lurah Teling Atas Manado.

Dalam sambutannya, ia menyambut dan memberikan apresiasi kepada tim dosen dan mahasiswa Faperta Unsrat yang memilih ibu-ibu PKK Kelurahan Teling Atas sebagai objek pelatihan transfer iptek, khususnya Teknologi Pengolahan Kulit Buah Naga Merah pada Pembuatan Es Krim sebagai Minuman Kesehatan.

“Minuman kesehatan yang kaya gizi, sangat baik untuk kesehatan, juga bila dikembangkan menjadi usaha ibu-ibu PKK atau usaha keluarga, secara nyata memberikan nilai tambah ekonomi,” ujarnya.

Usai pemberian materi teori oleh para narasumber dari Jurusan Teknologi Pertanian Faperta Unsrat, kegiatan dilanjutkan demonstrasi pelatihan pengolahan es krim dari bahan kulit buah naga merah sebagai minuman kesehatan dengan dibantu mahasiswa.

Menariknya, produk Es Krim Kulit Buah Naga Merah telah dikemas menarik dan dilakukan uji rasa secara langsung kepada peserta.

“Berikut ini produk es krim kulit buah naga merah yang sudah dikemas baik, siap menjadi produk UMKM dari ibu-ibu PKK Kelurahan Teling Atas Manado,” ungkap Denny Saroinsong didampingi anggota tim dan mahasiswa.

Diharapkan luaran atau output dari pelaksanaan PKM K2 ini yaitu metode dan produk minuman kesehatan es krim berbahan dasar kulit buah naga merah, publikasi jurnal ilmiah pengabdian terakreditasi nasional/SINTA, publikasi pada media/koran lokal, dan media kanal YouTube. (red)