Sigap Hadapi Cuaca Ekstrem dan Gempa, PLN Pulihkan Listrik di Pasar Inpres Manonda Palu

13
Petugas PLN melakukan asesmen di lokasi tiang listrik roboh di Pasar Inpres Manonda Palu akibat cuaca ekstrem. (ist)

PALU – PT PLN (Persero) UP3 Palu bergerak cepat memulihkan pasokan listrik di Pasar Tradisional Inpres Manonda, Kecamatan Palu Barat yang sempat padam akibat tiang roboh. Insiden dipicu hujan deras dan guncangan gempa susulan yang membuat kondisi tanah labil.

Akibat kejadian tersebut, aliran listrik ke lebih dari 100 pelanggan di kawasan ekonomi Pasar Inpres Manonda sempat terhenti.

Sejumlah material jaringan distribusi rusak, meliputi 1 tiang listrik, 1 traves, 3 isolator tarik, 3 isolator tumpu, dan 3 unit arester.

Menanggapi situasi darurat, PLN UP3 Palu langsung mengerahkan tim gabungan. Tim terdiri dari personel Pelayanan Teknik (Yantek), pegawai PLN ULP Kamonji yang dipimpin Manager ULP Kamonji, Imam Ali, serta tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Penanganan didukung 1 unit truk PDKB Sentuh Langsung dan 1 unit crane.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun mengapresiasi kerja cepat petugas di lapangan.

“Keandalan pasokan listrik merupakan prioritas utama PLN. Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan kesiapsiagaan seluruh petugas yang bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan dengan tetap mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),” ungkap Usman.

“Tantangan cuaca dan faktor alam memang tidak dapat diprediksi, namun PLN berkomitmen untuk selalu hadir memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan profesional demi kenyamanan serta keamanan seluruh pelanggan,” tambah Usman.

Proses pemulihan dilakukan secara sistematis mulai dari pengamanan area, pembongkaran material terdampak, penegakan tiang baru, penggantian komponen, hingga pengujian kelaikan sistem sebelum listrik disalurkan kembali.

Manager PLN UP3 Palu, Ansar, menegaskan wilayah rawan gangguan akan jadi prioritas.

“Begitu menerima laporan, tim langsung asesmen cepat dan mengerahkan seluruh sumber daya agar pemulihan berjalan optimal. Selain penanganan darurat, kami juga rutin melakukan evaluasi dan pemeliharaan preventif pada jaringan di zona rawan pergerakan tanah dan cuaca ekstrem,” jelas Ansar.

PLN mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan potensi bahaya kelistrikan seperti tiang miring, kabel putus, atau dahan pohon menyentuh jaringan melalui aplikasi PLN Mobile. (*/ben)