Dirut RSUP Kandou Ingatkan Peralatan Medis yang Rusak Ringan Jangan Dibiarkan

98
Dirut Starry Rampengan saat memimpin kegiatan telusur internal bersama jajaran direksi dan tim akreditasi. (ist)

MANADO – Direktur Utama RSUP Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA MARS MH.Kes memimpin kegiatan telusur internal bersama jajaran direksi dan tim akreditasi, Kamis (4/6/2026).

Telusur kerap dilakukan sebagai upaya memastikan kesiapan rumah sakit menghadapi akreditasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

‎Kegiatan tersebut turut diikuti Direktur SDM, Pendidikan dan Penunjang dr. Yune Laukati, MARS, Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin Sondang, SSTP MSi serta Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang dr. Wega Sukanto, Sp.B-TKV(K).

‎Dalam telusur tersebut, jajaran direksi melakukan pemantauan langsung di sejumlah unit pelayanan yang menjadi fokus pemeriksaan, yakni Instalasi Rehabilitasi Medik, Intensive Care Unit (ICU), Instalasi Bedah Sentral (IBS), hingga area halaman dan lingkungan rumah sakit.

‎Selain meninjau kesiapan akreditasi bersama tim terkait, Direksi juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sumber daya manusia guna memastikan kepatuhan dan disiplin pegawai dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada pasien.

‎Sementara itu Prof. Starry Rampengan mengatakan bahwa keberhasilan rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik tidak hanya ditentukan oleh kompetensi tenaga kesehatan, tetapi juga oleh kerja sama seluruh elemen rumah sakit.

‎“Kerja tim harus menjadi budaya kerja di RSUP Kandou. Setiap bagian harus saling mendukung dan bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing demi peningkatan mutu pelayanan,” tegas Prof Starry.

‎Dalam kesempatan itu, berbagai aspek menjadi perhatian khusus Direktur Utama, mulai dari kondisi sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan.

Saluran air yang mengalami penyumbatan turut menjadi objek pemantauan karena dinilai dapat memengaruhi kenyamanan dan keamanan lingkungan rumah sakit.

‎Perhatian juga diberikan terhadap kondisi ruangan-ruangan intensif, termasuk ketersediaan dan kelayakan fasilitas penunjang yang digunakan dalam pelayanan pasien kritis.

‎Tak hanya itu, Prof. Starry menegaskan bahwa setiap peralatan medis yang mengalami kerusakan. Meskipun tergolong ringan harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti secepatnya.

‎“Peralatan medis yang mengalami kerusakan ringan jangan dibiarkan. Harus segera dilaporkan untuk dilakukan tindak lanjut agar tidak mengganggu pelayanan kepada pasien,” ujarnya.

‎Kebersihan area pelayanan maupun lingkungan luar rumah sakit juga menjadi fokus utama dalam telusur tersebut.

Menurutnya, kebersihan merupakan salah satu indikator penting dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

‎Usai melakukan telusur lapangan, Direktur Utama bersama jajaran direksi langsung menggelar briefing dengan seluruh unit dan bagian terkait.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing bagian diminta mempresentasikan hasil temuan selama telusur untuk dilakukan evaluasi bersama.

‎Prof. Starry juga menegaskan bahwa seluruh temuan yang diperoleh tidak boleh berhenti pada tahap laporan semata, melainkan harus segera ditindaklanjuti oleh unit terkait.

‎“Setelah telusur selesai, setiap bagian harus langsung melakukan tindak lanjut terhadap seluruh temuan. Perbaikan harus dilakukan secara cepat dan berkelanjutan demi peningkatan mutu layanan rumah sakit,” tegasnya.

‎Melalui kegiatan telusur internal ini, manajemen RSUP Kandou berharap seluruh unit pelayanan semakin siap menghadapi proses akreditasi serta mampu mempertahankan standar pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

‎Kegiatan tersebut turut diikuti Direktur SDM, Pendidikan dan Penunjang dr Yune Laukati, MARS, Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang, SSTP, MSi serta Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Wega Sukanto, Sp.B-TKV(K). (*/ben)