Bupati Franky Wongkar Resmikan Balai Pertemuan Umum serta Launching Program Quick Wins Sidaya Sekolah Lansia Smart Kaketeran

37
Istimewa

MINSEL – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar SHmenghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun ke-145 Desa Boyong Atas,.Rabu.(26/11).

Kehadiran Bupati dirangkaikan dengan Peresmian Balai Pertemuan Umum Desa Boyong Atas serta Launching Quick Wins Sidaya “Sekolah Lansia Smart Kaketeran Desa Boyong Atas”.

Kegiatan ini diselenggarakan di Balai Pertemuan Umum Desa Boyong Atas, Kecamatan Tenga.

Perayaan HUT ke-145 Desa Boyong Atas menjadi momentum bersejarah yang menegaskan keteguhan masyarakat dalam menjaga identitas, kebersamaan, serta komitmen terhadap kemajuan desa.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan memandang pembangunan desa sebagai fondasi strategis dalam mewujudkan Minahasa Selatan yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Bupati juga meresmikan Balai Pertemuan Umum Desa Boyong Atas sebagai fasilitas publik yang berfungsi sebagai pusat interaksi, musyawarah, pemberdayaan, dan kegiatan sosial-edukatif masyarakat.

Balai ini diharapkan menjadi sarana yang memperkuat solidaritas sosial dan menjadi ruang tumbuhnya kreativitas serta partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa.

Ia mengajak seluruh warga untuk menjaga, memanfaatkan, dan mengoptimalkan balai ini sebagai “rumah bersama” yang melahirkan berbagai program pembangunan, kegiatan kebudayaan, pelatihan, hingga pembinaan generasi muda.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, turut dilakukan launching Quick Wins Sidaya “Sekolah Lansia Smart Kaketeran Desa Boyong Atas”, sebuah inisiatif pemberdayaan lansia yang digagas melalui program strategis BKKBN.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui edukasi kesehatan, peningkatan kapasitas diri, serta aktivitas sosial yang menumbuhkan kemandirian dan kesejahteraan.

Filosofinya adalah bahwa lansia bukan beban, tetapi sumber daya berpengalaman yang memiliki kontribusi penting bagi keluarga dan masyarakat sebagai “lansia tangguh”.

Nama “Kaketeran”, yang berarti keteguhan hati, dipilih untuk menggambarkan karakter lansia di Desa Boyong Atas yang tetap gigih, bersemangat, dan ingin terus berperan aktif.

Program ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para lansia untuk menghidupkan kembali pengalaman, pengetahuan, dan kearifan mereka, sekaligus memberikan ruang pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan keseharian mereka. (*/ben)