
MANADO – BPSDM Provinsi Sulawesi Utara menggelar Bimbingan Teknis Pengolahan Eceng Gondok pada Sabtu (15/112025).
Pelatihan ini diikuti pengrajin dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara serta Ibu – ibu Persit Korem 131 Manado.
Para peserta antusias meningkatkan kemampuan mengolah eceng gondok menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi tinggi.
Giat ini merupakan kerjasama antara Dekranasda Provinsi Sulawesi Utara dengan PT Papan Persada Indonesia (afiliasi dari PT Paramount Enterprise Internasional).
Tantan Triyana SH, Direktur Utama menghadirkan instruktur handal dari Solo, yakni tim ahli dari PT Mutiyasa Abdi Sentosa.
Pengurus Dekranasda Provinsi Sulawesi Utara menghadiri pelatihan bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Utara dan jajaran terkait.
Anik Yulius Selvanus selaku Ketua Dekranasda Sulawesi Utara mengimbau agar inovasi terus dikembangkan.
“Semangat belajar dan berinovasi yang lahir dari kegiatan ini dapat terus dikembangkan, sehingga mampu menjadi contoh daerah yang berhasil mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya Anik Yulius Selvanus.
Dengan dibukanya kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengembangkan inovasi baru.
Peserta juga dapat meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar kerajinan eceng gondok.
Sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan di Sulawesi Utara.
Hal itu sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kapasitas perajin lokal dan pemberdayaan ekonomi kreatif di daerah. (*/ben


















