Optimalkan Pelayanan, Dirut Ivonne Rotty Turun Terima Pasien

170
Istimewa

MANADO – Pasca Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat ditarik oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tidak mengganggu operasional rumah sakit.

Dewan direksi, manajer, asisten manajer, dan staf dengan jabatan fungsional di RS Kandou bahu membahu membantu pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), poliklinik dan ruang Medicak Chek Up (MCU), Kamis (10/10/2024)

Manajemen RS Kandou telah mengantisipasi penarikan prodi tersebut dengan merotasi jadwal pelayanan yang juga melibatkan dokter umum.

“Sampai dengan saat ini pelayanan di rumah sakit Kandou berjalan dengan baik. Dan puji Tuhan pelayanan tidak ada yang delay,” ungkap Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Ivonne Rotty.

RS RD Kandou berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.

Langkah ini menunjukkan fleksibilitas dan kemampuan manajemen rumah sakit untuk beradaptasi dengan perubahan situasi.

Terpantau Direktur Utama, Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty MKes dan Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Jehezkiel Panjaitan SH MARS serta manajer asisten manajer, dokter umum turut serta dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien. (ben)