Gubernur Yulius Dorong Pembukaan Prodi Kedokteran, Sulut Dapat Jatah 4 Kampus

114
Gubernur Yulius Selvanus saat mengunjungi Fakultas Kedokteran Universitas Katolik De La Salle Manado, Senin (19/10/2026).(dok)

MANADO – Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus diperkuat.

‎Salah satu langkah yang didorong Gubernur Sulut Yulius Selvanus adalah membuka akses pendidikan kedokteran di perguruan tinggi di daerah.

‎Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Yulius saat mengunjungi Fakultas Kedokteran Universitas Katolik De La Salle Manado, Senin (19/10/2026).

‎Gubernur Yulius menegaskan Pemprov memiliki perhatian besar terhadap sektor kesehatan, termasuk mendorong lahirnya lebih banyak tenaga dokter berkualitas melalui pengembangan pendidikan kedokteran di Sulawesi Utara.

‎”Salah satu upaya yang kita lakukan adalah mendorong agar program studi kedokteran di perguruan tinggi di Sulut ini dapat dibuka,” tegas Gubernur.

‎Menurutnya, upaya membuka program studi kedokteran bukan perkara mudah. Pasalnya, hingga saat ini pemerintah pusat masih memberlakukan moratorium pembukaan program studi kedokteran di Indonesia.

‎Meski demikian, Gubernur Yulius mengungkapkan bahwa dirinya telah mengambil langkah untuk memperjuangkan peluang pembukaan pendidikan kedokteran tersebut melalui komunikasi dengan pemerintah pusat.

‎”Meski saat ini untuk kedokteran masih dikunci di seluruh Indonesia, masih moratorium, belum dicabut moratoriumnya. Tapi saya arahkan untuk buatkan surat kepada Presiden, sehingga akhirnya bisa disetujui. Sulut dapat empat, UNIMA jadi pilot proyeknya,” ungkapnya.

‎Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Katolik De La Salle Manado atas upayanya menghadirkan pendidikan kedokteran di Sulawesi Utara.

‎Dengan penerimaan mahasiswa baru sebanyak 20 orang, Gubernur berharap kehadiran fakultas tersebut menjadi langkah awal dalam mencetak dokter-dokter berkualitas yang nantinya mampu berkontribusi bagi masyarakat.

‎”Saya mengapresiasi Universitas De La Salle dan berharap dengan dibukanya Fakultas Kedokteran di De La Salle ini, dengan jumlah mahasiswa baru 20, saya harap mereka akan menjadi dokter-dokter yang sukses,” ujarnya.

‎Bagi Gubernur Yulius, keberhasilan pendidikan kedokteran tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa yang diterima, tetapi juga dari kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.

‎”Yang terpenting, pelayanan kesehatan di Sulut akan semakin baik,” tandasnya.

‎Usai memberikan arahan, Gubernur melanjutkan kunjungan dengan meninjau langsung lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Katolik De La Salle Manado, melihat aktivitas mahasiswa sekaligus memantau sejumlah ruangan dan fasilitas laboratorium.

‎Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah provinsi terhadap pengembangan pendidikan tenaga kesehatan di Sulawesi Utara.(ben)