SANGIHE – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari mengingatkan seluruh pihak agar tidak mengatasnamakan pejabat daerah untuk mengarahkan dukungan maupun mengintimidasi masyarakat dalam Pemilihan Kapitalaung (Pilkakam) Serentak 2026.
Peringatan itu disampaikan Thungari saat menghadiri Deklarasi Kampanye Damai Pilkakam 2026 di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sangihe, Selasa (6/10/2026).
“Saya menyampaikan perihal adanya oknum yang mengatasnamakan Pemerintah Daerah untuk mengarahkan dukungan pemilih ataupun melakukan intimidasi. Silakan laporkan kepada MTK, Camat, atau langsung ke Panitia Kabupaten,” tegas Bupati.
Thungari menegaskan Pemkab Sangihe berkomitmen menjaga proses pemilihan berlangsung jujur, adil dan transparan. Para Pj Kapitalaung serta aparatur pemerintah juga diminta tidak memihak atau menghambat calon tertentu.
Ia memastikan seluruh calon, termasuk petahana, dapat mengikuti proses kampanye dengan aman tanpa intervensi dari pemerintah maupun instansi terkait.
Bupati juga meminta para kandidat tidak mengumbar janji berlebihan dan lebih fokus menyampaikan gagasan kepada masyarakat.
“Pesan saya dari sekarang, jangan terlalu banyak berjanji. Jangan terlalu besar berjanji, karena pengelolaan Dana Desa saat ini memiliki tantangan tersendiri. Fokuslah menyampaikan keunggulan gagasan masing-masing tanpa harus saling menjatuhkan,” katanya.
Thungari turut mengingatkan seluruh calon untuk siap menerima hasil pemilihan. Sebanyak 304 calon akan berkompetisi di 117 kampung.
“Penting untuk menyiapkan mental yang siap kalah, bukan hanya siap menang. Jangan sampai muncul perselisihan politik merusak kerukunan warga, persekutuan di rumah ibadah, maupun keharmonisan bermasyarakat setelah pemilihan usai,” ujarnya.
Wakil Ketua Panitia Kabupaten Athia Kirana Taidi, S.STP., menyebut Pilkakam Serentak 2026 diikuti 65.103 pemilih yang tersebar di 117 TPS pada 12 kecamatan.
Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung Rabu, 21 Oktober 2026. Sementara distribusi logistik telah dimulai sejak 5 Oktober dan dijadwalkan berlangsung hingga 16 Oktober, dengan wilayah kepulauan terluar menjadi prioritas.
Deklarasi ditutup dengan penandatanganan komitmen kampanye damai oleh Bupati Michael Thungari, Wakil Bupati Tendris Bulahari, unsur Forkopimda, Panitia Kabupaten, dan 304 calon Kapitalaung. (Ivan)




















