Michael Thungari Tegaskan Jabatan Adalah Amanah, Pejabat Tak Boleh Sekadar Jalankan Rutinitas

62
Prosesi Pelantikan Pejabat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. (Foto.ist)

SANGIHE – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari mengingatkan para pejabat di lingkungan pemerintah daerah bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja dan pengabdian kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Thungari saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (5/10/2026), di Ruang Serba Guna Rumah Jabatan Bupati.

Thungari meminta pejabat yang baru dilantik menjaga integritas, bekerja dengan target yang jelas, memperkuat pelayanan publik dan berani melakukan perubahan.

“Saya tidak membutuhkan pejabat yang hanya pantang menjalankan rutinitas. Saya membutuhkan pejabat yang jujur, berani mengambil keputusan, mampu menyelesaikan persoalan dan dapat dipercaya,” tegas Thungari.

Menurutnya, kinerja pejabat harus dapat diukur dari hasil kerja, bukan sekadar kehadiran di kantor maupun aktivitas administratif.

“Saya lebih memilih pejabat yang sering tidak hadir di kantor, tetapi tugasnya selesai daripada dia tiap hari hadir, mengambil TPP, namun tidak ada yang dikerjakan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pejabat administrator harus mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan menjadi program yang berjalan dan memberikan hasil.

Sementara pejabat pengawas harus memastikan pekerjaan dilaksanakan secara benar, disiplin, tepat waktu dan sesuai standar.

Thungari juga meminta jajaran pemerintah daerah membangun budaya pelayanan yang cepat, responsif, disiplin dan solutif.

“Kita bekerja bukan untuk dilayani, kita ada untuk melayani,” katanya.

Di sisi lain, ia mendorong birokrasi untuk tidak takut melakukan perubahan, termasuk melalui digitalisasi pemerintahan, penyederhanaan proses kerja, pemanfaatan data dan penguatan koordinasi.

“Saya ingin setiap pejabat menjadi bagian dari perubahan, bukan menjadi bagian dari penghambat perubahan,” tegasnya.

Perhatian khusus juga diberikan kepada sektor pendapatan. Thungari meminta Badan Pendapatan bekerja serius dan mampu menciptakan perubahan dalam meningkatkan pendapatan daerah.

“Badan Pendapatan memiliki tugas yang berat. Kalian orang-orang yang kami pilih untuk menciptakan perubahan, apalagi di sektor pendapatan,” ujarnya.

Thungari bahkan menegaskan evaluasi terhadap kinerja pejabat akan terus dilakukan. Pejabat yang dinilai tidak menunjukkan performa, khususnya pada perangkat daerah strategis, dapat digeser.

“Pejabat yang tidak perform di dinas-dinas, badan-badan yang penting akan segera kita geser,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada ego sektoral dalam menjalankan pemerintahan. Persoalan pembangunan di Sangihe, menurutnya, membutuhkan koordinasi dan kolaborasi lintas perangkat daerah.

“Jangan membangun ego sektoral. Kita boleh berbeda tugas, tetapi tujuan kita sama, yaitu mewujudkan Sangihe yang lebih sejahtera dan berbudaya,” katanya.

Menutup arahannya, Thungari meminta para pejabat menjadi pemimpin yang memahami kondisi lapangan, mendengar masyarakat dan mengambil keputusan berdasarkan data, aturan serta kepentingan publik.

Pelantikan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Semangat itu, kata Thungari, harus diwujudkan melalui tema “Muda Berkarya, Wujudkan Sangihe yang Lebih Sejahtera dan Berbudaya.”

Hadir dalam agenda tersebut Wakil Bupati Tendris Bulahari, Plt Sekretaris Daerah, insan pers serta para peserta pelantikan. (Ivan)