Masuk Lingkaran Kekuasaan Prabowo, Rocky Gerung: Saya Tetap Radikal Break

35
Rocky Gerung. (ist)

JAKARTA – Anggota baru Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, menyampaikan dirinya masuk lingkaran kekuasaan tanpa mengubah cara berpikir kritis.

“Saya tetap radikal break. Sikap tetap sama. Saya hanya pindah dari luar ke dalam,” katanya usai pelantikan di Istana Negara, Jumat (2/10/2026).

Rocky mengatakan dirinya tidak bisa dipengaruhi soal politik internal. Semua sifat yang etis itu wajib dan normatif.

“Bedanya hanya kebijakan etis dan teknis. Kebijakan teknis itu dari departemen, sedangkan Wantimpres tidak mengevaluasi kebijakan teknis,” ujarnya.

Menurutnya, kedudukan etis tersebut berarti kemampuan melihat dampak dan konsekuensi dari sebuah kebijakan sebelum kebijakan itu dijalankan.

Dengan cara itu, Wantimpres diharapkan dapat memberikan perspektif tambahan kepada Presiden dalam menentukan arah pemerintahan.

“Kita hanya mengawasi arah dari kebijakan, supaya sesuai dengan janji presiden pada waktu kampanye,” ucapnya.

“Nah, di kami (Wantimpres) monitor kebijakan presiden. Sama nggak, kan gitu. Kalau ada kekurangan diperbaiki,” ujar Rocky.

Menurutnya, tugas Wantimpres hanyalah mengingatkan Presiden soal arah kebijakan untuk negeri.

Apalagi fungsi Wantimpres adalah mengolah perbedaan persepsi yang muncul antara publik dan pemerintah agar arah pemahaman terhadap kebijakan negara dapat berjalan sejalan.

Tugas tersebut bukan berarti mengubah cara berpikir masyarakat secara sepihak, namun membaca perbedaan persepsi yang berkembang di ruang publik, menjembataninya dengan cara pandang Presiden terhadap suatu persoalan.

“Bukan mengubah persepsi, mengolah persepsi itu supaya sama dengan persepsi Presiden. Kan seringkali persepsi publik berbeda,” katanya.

Menurut dia, yang dibutuhkan dalam posisi itu bukan hanya kemampuan teknokratis, tetapi juga kepekaan membaca arah sosial, budaya, dan politik yang berkembang di masyarakat.

“Yang paling penting adalah menunjukkan tanpa ragu-ragu apa yang salah di dalam persepsi publik terhadap kekuasaan, dan bagaimana kekuasaan mengolah persepsi itu menjadi positif bagi negeri,” ujar Rocky.

Rocky juga menyebut Wantimpres memiliki fungsi memantau dinamika politik dan kebudayaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Karena itu, anggota Wantimpres dituntut mampu mengambil jarak dari peristiwa-peristiwa konkret dan melihat persoalan dalam perspektif yang lebih luas. (*/red)