Bupati Minsel Franky Wongkar Hadiri Ibadah Pembukaan SMSI ke-82 GMIM di MCC Manado

7

MANADO – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H menghadiri Ibadah Pembukaan Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) ke-82 Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) dalam rangka pembahasan dan revisi Tata Gereja GMIM, yang dilaksanakan di Manado Convention Center (MCC), Kota Manado, Kamis (24/9/2026).

SMSI ke-82 GMIM dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E yang diawali dengan ibadah pembukaan dan dipimpin langsung oleh Ketua Sinode GMIM, Pdt. Dr. Adolf K. Wenas, M.Th.

Pembukaan persidangan berlangsung dalam suasana khidmat dan menjadi awal dari rangkaian pembahasan berbagai agenda strategis yang berkaitan dengan tata gereja dan tata aturan kelembagaan GMIM.

Kehadiran Bupati dalam agenda tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terhadap pelaksanaan agenda kelembagaan dan kehidupan bergereja, khususnya dalam proses pembahasan dan revisi Tata Gereja GMIM.

Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar dalam berbagai kesempatan terus menekankan pentingnya membangun sinergi dan kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan, sebagai bagian dari upaya menjaga kehidupan sosial yang harmonis serta mendukung pembangunan daerah.

Kehadiran pada pembukaan SMSI ke-82 GMIM sekaligus mencerminkan hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan gereja dalam mendukung kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai kebersamaan, pelayanan, dan tanggung jawab sosial.

Pelaksanaan SMSI ke-82 memiliki arti penting dalam perjalanan pelayanan GMIM, terutama dalam upaya melakukan penyempurnaan Tata Gereja agar senantiasa relevan dengan perkembangan pelayanan, kebutuhan jemaat, serta dinamika kehidupan bergereja.

Proses tersebut menjadi ruang bagi seluruh unsur terkait untuk membahas berbagai ketentuan kelembagaan secara bersama-sama dengan tetap berlandaskan pada nilai-nilai iman, kebersamaan, serta tanggung jawab terhadap keberlangsungan pelayanan gereja.

Melalui pelaksanaan SMSI ke-82, diharapkan seluruh proses persidangan dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan yang memberikan arah bagi penguatan pelayanan serta kelembagaan GMIM ke depan.

Semangat doa, kebersamaan, dan pergumulan bersama diharapkan tetap menjadi landasan dalam setiap proses pembahasan hingga seluruh agenda persidangan dapat diselesaikan dengan baik. (red)