
MANADO – David Pustin Oliver, mahasiswa semester 6 Program Studi Konstruksi Bangunan Gedung, Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terseleksi mengikuti The 4th International Student Leaders Meeting on Sustainability di National Pingtung University of Science and Technology Pingtung, Taiwan.
Program ini tujuannya menghubungkan pemimpin muda global dengan pakar akademisi dan praktisi untuk mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Mendorong ide-ide kreatif dan teknologi baru untuk memecahkan masalah lingkungan di tingkat lokal dan global.
David disiapkan mengikuti meeting dengan tema kegiatan Global Youth Leadership for Sustainable Campuses: Driving Innovation, Collaboration, and Digital Action.
Kegiatan tersebut dihadiri 50 peserta mahasiswa dari 35 perwakilan negara dan 48 perguruan tinggi yang ada di dunia.
Adapula 10 peserta accompanying lecturer yang juga terseleksi, di mana, Polimdo diwakili Steve W.M Supit, ST, M.Eng, PhD, Dosen Jurusan Teknik Sipil Program Studi Magister Terapan Rekayasa Perawatan dan Restorasi Bangunan Gedung.
Kegiatan itu akan dilaksanakan pada tanggal 14-17 Juli 2026 di di National Pingtung University of Science and Technology Pingtung, Taiwan.
Agenda kegiatan diantaranya international conference, Focus Group Discussions, dan Cultural Learning.
Kegiatan ini sendiri diorganisir oleh UI Green Metric World University Ranking bekerja sama dengan National Pingtung University of Science and Technology, Taiwan.
Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ir Rudolf Estephanus Golioth Mait ST MT mengatakan, prestasi David Pustin Oliver dan Dosen Steve W.M Supit, membuat Polimdo bisa mencatat sejarah lagi.
“Forum ini pertemuan mahasiswa lintas negara, sesuatu hal yang luar biasa,” kata Mait sata jumpa pers di GKT Polimdo, Kamis (7/05/2026).
Dosen Pendamping Steve W.M Supit, ST, M.Eng, PhD menjelaskan terpilihnya David Pustin Oliver mengikuti Pertemuan Pemimpin Mahasiswa di Taiwan karena setiap tahun dilakukan asesmen seberapa green campus Polimdo sembari mendapat rekognisi internasional.
“Dari pemeringkatan itu dilihat komponen apa saja yang harus ditingkatkan agar masalah suistenable lebih baik lagi untuk kampus,” terang Supit.
David Pustin Oliver juga kerap dilibatkan dalam penelitian pengabdian pada masyarakat terkait isu lingkungan.
Ia sempat melakukan presentasi bahasa inggris saat Meeting Internasional di Polimdo.
“Salah satu poin bagi David juga karena bisa berbahasa inggris dengan baik,” jelas Steve Supit. (don)






















