Pengusaha Muda Sulawesi Utara Harus Jeli Melihat Peluang Usaha

138
Jemmy Asiku. (dok)

MANADO – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Manado, Jemmy Asiku, mengimbau para pengusaha muda di Sulawesi Utara untuk memanfaatkan peluang besar yang terbuka di era kepemimpinan YSK – Victory.

Hal tersebut disampaikan Jemmy Asiku saat menjadi narasumber Pendidikan dan Latihan Daerah (Diklatda) HIPMI Sulut di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Jumat (1/5/2026).

Menurut Asiku, saat ini Sulawesi Utara tengah memasuki momentum strategis bagi pertumbuhan investasi dan dunia usaha.

Ia menilai kepemimpinan YSK – Victory berhasil menghadirkan iklim yang lebih terbuka bagi pengusaha lokal, khususnya generasi muda.

“Para pengusaha muda sekarang punya banyak peluang karena saya lihat akses dan relasi yang sudah dibuka oleh Pak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk Sulawesi Utara ini sekarang luar biasa,” ujar Jemmy Asiku.

Pernyataan tersebut menegaskan optimisme kalangan dunia usaha terhadap arah pembangunan ekonomi Sulut di bawah pemerintahan YSK-Victory yang dinilai semakin progresif dan terbuka terhadap investasi.

Dalam kesempatan itu, Jemmy juga menyoroti kehadiran Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dalam agenda HIPMI Sulut sebagai sinyal kuat dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan industri dan sektor pertanian di Sulawesi Utara.

Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar dunia industri di Sulut selama ini adalah keterbatasan bahan baku, meski sejumlah pabrik telah berdiri dan beroperasi.

“Tadi Menteri Pertanian hadir membawa dukungan bibit untuk Sulawesi Utara. Fakta di lapangan, pabrik sudah banyak buka di sini tapi bahan bakunya kurang. Maka dari itu Pak Menteri mendukung bibit, dan saya dengar pemerintah daerah juga siap mendukung pembukaan lahan-lahan tidur untuk diolah,” jelasnya.

Menurut Jemmy, langkah tersebut menjadi peluang emas bagi para pengusaha muda untuk masuk ke sektor produktif yang memiliki potensi jangka panjang, terutama di bidang pertanian modern dan industri hilirisasi.

Selain sektor pertanian, Jemmy yang juga penasehat Ahli Bidang Investasi Pemprov Sulut itu memberi perhatian besar terhadap pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung yang saat ini terus dipacu menjadi Hub Port utama di kawasan timur Indonesia.

Ia menilai proyek strategis tersebut akan membuka ruang investasi besar yang harus dimanfaatkan oleh pengusaha lokal agar tidak kalah bersaing dengan investor luar daerah.

“Bagaimana pengusaha-pengusaha muda itu jeli melihat peluangnya dan segera ambil bagian. Jangan tunggu-tunggu, tapi harus cepat terlibat,” tegasnya.

Menurut Jemmy, langkah tersebut menjadi peluang emas bagi para pengusaha muda untuk masuk ke sektor produktif yang memiliki potensi jangka panjang, terutama di bidang pertanian modern dan industri hilirisasi.

Selain sektor pertanian, Jemmy Asiku juga memberi perhatian besar terhadap pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung yang saat ini terus dipacu menjadi Hub Port utama di kawasan timur Indonesia.

Ia menilai proyek strategis tersebut akan membuka ruang investasi besar yang harus dimanfaatkan oleh pengusaha lokal agar tidak kalah bersaing dengan investor luar daerah.

“Bagaimana pengusaha-pengusaha muda itu jeli melihat peluangnya dan segera ambil bagian. Jangan tunggu-tunggu, tapi harus cepat terlibat,” tegasnya. (red)