
MINSEL – Guna mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Minahasa Selatan, Bupati Franky Donny Wongkar SH memimpin rapat koordinasi kerja sama dengan sejumlah perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Bupati Minahasa Selatan, Jumat (13/03).
Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Minahasa Selatan berlandaskan Peraturan Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Nomor 6 Tahun 2022 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan serta Peraturan Bupati Minahasa Selatan Nomor 1 Tahun 2025 sebagai peraturan pelaksanaannya.
Kebijakan ini bertujuan menciptakan keselarasan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan pelestarian lingkungan hidup di daerah.
Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana pelaksanaan program CSR yang difokuskan pada penguatan ketahanan pangan melalui pengadaan dan pembagian bibit cabai kepada para siswa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Minahasa Selatan.
Program ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan masyarakat secara luas dalam pengembangan sektor pertanian serta mendukung upaya pengendalian inflasi komoditas pangan.
Program tersebut juga sejalan dengan program prioritas nasional Asta Cita, khususnya dalam mendorong percepatan kemandirian dan swasembada pangan.
Salah satu strategi yang ditekankan adalah mendorong keterlibatan generasi muda, khususnya Gen Z, dalam pengembangan pertanian modern sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan produktivitas sektor pertanian.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berharap melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha melalui program CSR dapat terbangun sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady Kawatu SH MSi bersama para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta jajaran perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.
Turut hadir para pimpinan maupun perwakilan perusahaan, antara lain pimpinan PT Cargill Indonesia, pimpinan PT Sasa Inti, pimpinan PT Tropica Coco Prima, pimpinan PT Mega Daya Tangguh, pimpinan PT Trimustika Coco Minahasa, pimpinan PT Kelapa Jaya Lestari, pimpinan PT Bank SulutGo, pimpinan PT Nichindo Manado Suisan, pimpinan PT Indomarco Prismatama, pimpinan PT Sumber Alfaria Trijaya, pimpinan PT Midi Utama Indonesia serta Hesty Pandey SSos.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah daerah dan dunia usaha untuk mengoptimalkan pelaksanaan program CSR secara tepat sasaran.
Komitmen yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan. (*/ben)





















