Terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas Diawali dengan Pelanggaran

144
Apel ditandai dengan penyematan pita tanda operasi dan penyerahan bekal kesehatan secara simbolis oleh Kapolda Sulut kepada perwakilan personel TNI, Polri dan Dinas Perhubungan. (foto ben)

MANADO – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan “Zebra Samrat”2025 yang pimpin Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie, di halaman Mapolda, Senin (7/11/2025).

Operasi “Zebra Samrat” yang berlangsung 17- 30 November 2025 yang secara serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia mengambil tema Terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, nyaman selamat menjelang pelaksanaan operasi lilin Samrat 2025.

Menurut Kapolda Irjen Roycke Langie saat masih banyak pengguna jalan yang melanggar lalu lintas dan kami melaksanakan operasi yang humanis.

“Kami melihat terjadinya kecelakaan lalu lintas diawali dengan pelanggaran karna mereka tidak mau tahu dengan aturan”

“Ada tiga unsur pokok dalam berlalu lintas yang pertama dia harus siap diri, kalau dia sakit atau mabuk berarti tidak siap diri”

“Kedua siap peralatan kendaraan dan ketiga siap administrasi seperti SIM, rem blong, kendaraan tidak mempunyai lampu sein ini jelas merupakan pelanggaran,” ujar Irjen Roycke Langie.

Kapolda mengajak masyarakat untuk selalu melakukan mitigasi secara bersama dan memberikan imbauan.

“Di dalam penegakan hukum seperti sanksi tilang (bukti pelanggaran), itu hanya 5 persen dari keseluruhan kegiatan operasi. Dan 80 persen adalah imbauan,” pungkas Irjen Pol Roycke Harry Langie. (ben)