Oleh: Dr. Kiet Tumiwa, SE.,MM.,Ak.,CA, Dosen Polimdo
Dalam upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif lokal, khususnya di bidang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dosen jurusan akuntansi Politeknik Negeri Manado melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada tanggal 23 Mei 2025.
Kegiatan pengabdian ini berfokus pada pelatihan desain produk dan pencatatan keuangan untuk para pelaku UMKM bunga hias di Jemaat Rayon 13 Gereja GFPR Manado.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan keterampilan kewirausahaan dan pengelolaan usaha secara profesional.
Tim dosen yang terdiri dari 13 orang akademisi berpengalaman ini adalah: Dra. Harty U.H.L. Koagouw, M.Hum, Dr. Dra. Rolina E. Manggopa, M.Pd, Dra. Revleen M. Kaparang, M.Pd, Lusye C. Kumaat, SE., Ak., MSA, Elisabeth D. Malonda, SE., MAP, Antonius A. Tandi, SE., Ak., M.Si, Jufry Rompas, SE., M.Si, Shane Pangemanan, SE., M.Si, Dra. Anneke M. Kaunang, M.Pd, Roslina H.S.D. Detty Limpeleh, SE., M.Si, Sicilia S. Panelewen, SE., MM, Deasy Lusiana, SE., M.Si, Opa Mustopa, SE.,M.Si
Pelatihan yang berlangsung pada hari jumat 23 Mei 2025 ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat, yang menjadi wujud nyata kontribusi dunia akademik terhadap pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.
Fokus pada Potensi Lokal Manado dan sekitarnya
Memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa, termasuk keindahan flora lokal menjadi daya tarik tersendiri dalam industri bunga hias.
Namun, banyak pelaku usaha bunga hias di daerah ini belum memiliki keterampilan manajerial dan desain produk yang memadai.
Hal ini menjadi latar belakang pentingnya pelatihan yang menyasar peningkatan kualitas produk dan efisiensi pencatatan keuangan usaha.
Menurut Dra. Harty U.H.L. Koagouw, M.Hum dan Roslina H.S.D. Detty Limpeleh, SE., M.Si sebagai tim pelaksana kegiatan, pelatihan ini difokuskan untuk membantu pelaku UMKM dalam memahami bagaimana merancang produk bunga hias yang lebih menarik dan sesuai dengan tren pasar saat ini.
Sekaligus membekali mereka dengan kemampuan dasar pencatatan keuangan yang akurat dan mudah diterapkan.
“Kita ingin masyarakat bukan hanya kreatif dalam berkarya, tetapi juga cakap dalam mengelola keuangan agar usaha mereka bisa berkembang dan berkelanjutan,” ujar Dra. Revleen M. Kaparang, M.Pd dan Elisabeth D. Malonda, SE., MAP.
Materi Pelatihan terbagi menjadi dua bagian utama, yakni: Pelatihan Desain Produk Bunga Hias disampaikan oleh Dr. Dra. Rolina E. Manggopa, M.Pd dan Opa Mustopa, SE.,M.Si.
Sesi ini membahas teknik dasar dan lanjutan dalam merangkai bunga, memilih kombinasi warna, memanfaatkan bahan lokal sebagai pelengkap desain, hingga strategi pemasaran visual yang menarik.
Para peserta dilatih untuk menciptakan produk yang memiliki nilai estetika tinggi dan dapat bersaing di pasar.

Pelatihan Pencatatan Keuangan Sederhana untuk UMKM Keuangan Sederhana, Serta Pentingnya Pemisahan Keuangan Pribadi dan Usaha
Materi ini dibawakan tim dosen dari bidang akuntansi dan manajemen, seperti Lusye C. Kumaat, SE., Ak., MSA dan Antonius A. Tandi, SE., Ak., M.Si, dan Dra. Revleen M. Kaparang, M.Pd.
Dijelaskan cara mencatat transaksi harian, menghitung laba-rugi, membuat laporan.
Selain materi utama, pelatihan ini juga melibatkan sesi tanya jawab, diskusi kelompok, dan praktik langsung, di mana peserta diminta untuk membuat desain produk bunga hias dan melakukan pencatatan keuangan berdasarkan simulasi usaha nyata.
Antusiasme Peserta
Para peserta yang merupakan anggota jemaat rayon 13 terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
Mereka mengaku bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama dalam meningkatkan pemahaman mereka mengenai aspek non-teknis dari usaha seperti pembukuan dan pemasaran.
Salah satu peserta, Ibu Ola, anggota jemaat, mengatakan bahwa dirinya selama ini belum pernah membuat pencatatan keuangan karena merasa itu terlalu rumit.
Namun, setelah mengikuti pelatihan, ia menjadi lebih percaya diri untuk mulai mencatat pemasukan dan pengeluaran usahanya.
“Selama ini saya hanya mengandalkan ingatan, tidak tahu berapa untung sebenarnya. Tapi sekarang saya tahu caranya menghitung dan mencatat dengan benar,” ungkapnya.
Kolaborasi yang Memberdayakan
Menurut Dra. Anneke M. Kaunang, M.Pd, kegiatan ini juga menjadi bukti bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas lokal dapat menciptakan sinergi yang saling menguntungkan.
“Kami bukan hanya mengajar, tapi juga belajar dari masyarakat tentang tantangan nyata yang mereka hadapi. Ini menjadi masukan yang sangat berharga bagi pengembangan kurikulum kami ke depan,” jelasnya.
Sementara itu, Jufry Rompas, SE.,M.Si dan Shane Pangemanan, SE., M.Si menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa menjadi program berkelanjutan, bahkan bisa dikembangkan ke sektor usaha lainnya yang ada di lingkungan gereja atau komunitas lain di Manado.
Komitmen Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Manado
Sebagai institusi pendidikan vokasi yang memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan sumber daya manusia di daerah, Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Manado terus mendorong dosennya untuk terlibat aktif dalam kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat ujar Sicilia S. Panelewen, SE., MM dan Deasy Lusiana, SE., M.Si.
Direktur Politeknik Negeri Manado juga mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan terapan.
“Dengan pendekatan yang praktis dan sesuai kebutuhan lokal, kami berharap masyarakat bisa langsung merasakan manfaat dari kehadiran kampus di tengah mereka,” ujar Elisabeth D. Malonda, SE., MAP.
Kegiatan pelatihan ini bukan hanya memberikan keterampilan baru bagi peserta, tetapi juga membangun semangat kewirausahaan yang berkelanjutan.
Melalui program-program pengabdian seperti ini, diharapkan muncul lebih banyak UMKM yang tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh dan berinovasi di tengah tantangan zaman.
Dengan sinergi antara dunia akademik dan masyarakat, ekonomi kreatif lokal diharapkan dapat menjadi pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah, khususnya di Kota Manado dan sekitarnya. (*)
























