
MANADO — Polda Sulut melalui rilis akhir tahun 2024, mengungkapkan jumlah kasus kecelakaan sepanjang tahun 2024 sebanyak 2.501 orang.
Jumlah tersebut turun 11,9 persen dari tahun 2023.
Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut terus berupaya memberikan pelayanan yang lebih baik dalam upaya penanganan Lalulintas di Sulawesi Utara.
Hal itu terlihat dari jumlah kasus Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) dan Pelanggaran Lalulintas yang terdata di Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut cenderung mengalami penurunan di tahun 2024 dibanding tahun 2023 lalu.
Begitu juga dengan korban meninggal dunia akibat lakalantas yang turun sekira 11,8 persen dari tahun 2023 yaitu sebanyak 319 orang meninggal akibat lakalantas.
Penyebab terjadinya kecelakaan didominasi oleh gagalnya pengendara untuk menjaga jarak aman. Itu ada sebanyak 681 Kasus.
Ada juga pengendara yang ceroboh terhadap rambu lalu lintas dan terobos dari depan sebanyak 608 kasus.
“Begitu juga pengendara yang melampaui batas kecepatan ada 560 kasus, ceroboh aturan lajur 392 kasus dan ceroboh saat belok ada 290 kasus,” ujar Wakapolda Brigjen Pol Bahagia Dachi yang memimpin rilis akhir tahun Polda Sulut di ruang Tribrata Polda Sulut, Senin 30 Desember 2024.
Wakapolda pun berharap jajaran Ditlantas Polda Sulut untuk terus memberikan sosialiasi kepada masyarakat. Khusus tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Berikut data jumlah kasus kecelakaan dan pelanggaran di tahun 2024 :
Kecelakaan Lalulintas 2024:
Jumlah Kecelakaan 2.501 orang (turun 11,9% dari 2023)
Jumlah Meninggal Dunia 319 orang (turun 11,8% dari 2023)
Jumlah Luka Berat 254 orang (turun 14% dari 2023)
Jumlah Luka Ringan 3.280 orang (turun 8,5% dari 2023)
Pelanggaran 2024:
Jumlah Pelanggaran 55.298 (turun 16,2% dari 2023).
Jumlah Tilang 31.070 (turun 0,8% dari 2023)
Jumlah Teguran 24.228 (turun 30,14% dari 2023). (ben)





















