SANGIHE – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan melaksanakan penggeledahan malam hari di kamar dan blok hunian Warga Binaan, Rabu (04/02/2026).
Kegiatan penggeledahan tersebut dilaksanakan oleh jajaran Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) bersama Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh, humanis, serta tetap mengedepankan prosedur dan standar operasional yang berlaku.
Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang, di antaranya empat buah macis gas, satu buah pisau cukur kumis, dua gunting kuku, satu pingset serta tiga buah paku.
Kepala Seksi Administrasi Kamtib Lapas Tahuna, Royanto Marbun, menyampaikan bahwa seluruh barang hasil penggeledahan akan disita dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
“Semua barang terlarang yang kami temukan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur, sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Tahuna,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Tahuna, Danres Siburian, menegaskan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan petugas, khususnya pada jam-jam rawan di malam hari.
“Kegiatan ini menunjukkan kesiapan jajaran pengamanan Lapas Tahuna dalam menjaga situasi tetap kondusif, terutama pada malam hari yang memiliki potensi kerawanan,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Lapas Tahuna, Yosef Leonard Sihombing, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sistem pengamanan guna menciptakan lingkungan lapas yang aman dan kondusif.
“Sejalan dengan tujuan Pemasyarakatan, kondisi lapas harus selalu dijaga agar tetap aman, sehingga proses pembinaan dapat berjalan optimal dan membentuk pribadi Warga Binaan menjadi lebih baik dan
bertanggung jawab,” tandasnya.
Dengan adanya penggeledahan rutin ini, Lapas Tahuna berharap dapat terus menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung program pembinaan yang berkelanjutan bagi seluruh Warga Binaan. (Ivan)

















