Bupati Thungari Beri Pesan Tegas: Jangan Biarkan Perbatasan Jadi Jalur Narkoba dan Senjata

307
Bupati Sangihe beri pembekalan kepada Satgas Pamputer sebelum bertugas di pulau terluar. (Foto Ist)

SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus menunjukkan dukungan terhadap pengamanan wilayah perbatasan, Sabtu (14/6/2025) di Makodim 1301/Sangihe.

Bupati Michael Thungari SE MM memberikan pembekalan kepada personel Satuan Tugas Operasi Pengamanan Pulau-Pulau Kecil Terluar (Pamputer) yang akan bertugas di Pos Kawaluso dan Pos Marore.

Dalam sambutannya, Bupati Thungari menyampaikan bahwa tugas Satgas Pamputer sangat penting dalam menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di daerah perbatasan.

“Keberadaan saudara-saudara bukan saja sebagai penjaga perbatasan secara fisik, tetapi juga simbol hadirnya negara dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI,” ujar Thungari.

Ia menjelaskan bahwa letak geografis Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berbatasan langsung dengan negara tetangga menghadirkan tantangan tersendiri dari sisi keamanan, kedaulatan, serta pelayanan publik.

Oleh karena itu, kehadiran Satgas Pamputer dianggap sangat strategis.

Selain itu, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada para prajurit agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan loyalitas selama menjalankan tugas.

“Jangan sampai kawasan perbatasan kita dimasuki oleh peredaran senjata api dan narkoba. Jaga disiplin, jadilah duta TNI yang membawa keteduhan dan menguatkan semangat nasionalisme di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Kodim 1301/Sangihe, Letkol Inf. Suhendro Alim Prayogo, menyampaikan laporan terkait penempatan Satgas Pamputer di bawah kendali Kodam XIII/Merdeka.

Total ada lima pos yang dijaga, tiga diantaranya berada di Kabupaten Kepulauan Talaud (Marampit, Kabaruan, dan Miangas), serta dua pos lainnya di wilayah Sangihe (Kawaluso dan Marore).

“Kami berharap pembekalan dari Bapak Bupati dapat melengkapi bekal informasi dan semangat bagi personel yang akan bertugas di pulau-pulau terluar,” ujar Letkol Suhendro.

Ia juga menekankan kepada seluruh personel agar menjaga nama baik satuan dan menyelesaikan tugas dengan baik. Masa penugasan resmi dimulai pada Jumat (13/6/2025) dan akan berlangsung selama satu tahun.

“Kalian bukan hanya prajurit bangsa, tapi juga harapan keluarga dan orang tua. Jalankan tugas dengan penuh kehormatan,” tutupnya.

Bupati berharap kehadiran Satgas Pamputer dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, sekaligus mempertegas kehadiran negara di wilayah-wilayah terluar Indonesia. (IvAn)