Ini Penjelasan RSUP Kandou Soal Unggahan Pasien tak Dilayani Tanpa Memiliki BPJS

233
Unggahan di Medos terkait pelayanan di RSUP Kandou Manado. (ist)

MANADO – Manajemen RSUP Kandou memberikan sanggahan adanya unggahan di media sosial yang mengaku sebagai istri salah satu pasien yang menyebut tidak mendapatkan layanan medis karena tidak memiliki BPJS Kesehatan.

Unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa biaya perawatan telah membengkak hingga mencapai Rp 60 jutaan.

Melalui langkah cepat, tim langsung melakukan pengecekan ke lokasi yang disebutkan, yakni ruang perawatan Irina C3.

“Kami sudah melakukan konfirmasi ke kepala ruangan Irina C3, ternyata hingga kini pasien masih dilayani. Bahkan, dilayani dengan baik,” tegas Manajer Hukum dan Hubungan Masyarakat (Hukmas) RSUP Kandou, Ruslianto Urendeng SH, Kamis (12/6/2025).

Ruslianto menyayangkan adanya miss komunikasi antara pihak keluarga dan rumah sakit.

Ia menjelaskan bahwa saat ini ada program khusus bernama “KITA BISA” yang diperuntukkan bagi pasien tidak mampu atau yang tidak memiliki jaminan kesehatan seperti BPJS atau asuransi lainnya.

“Padahal ada program KITA BISA yang bisa dimanfaatkan oleh pasien tidak mampu. Saat ini kami sudah menawarkan program tersebut kepada keluarga,” ujar Ruslianto.

Lebih memprihatinkan, lanjutnya, setelah dilakukan klarifikasi, ternyata unggahan viral tersebut bukan dibuat oleh istri pasien atau anggota keluarga lainnya.

“Ini berarti postingan itu HOAX, karena bukan keluarga yang melakukan,” tandas Ruslianto.

Pihak RSUP Kandou mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, khususnya yang menyangkut pelayanan kesehatan publik.

Pihak rumah sakit juga mengajak masyarakat untuk selalu menjalin komunikasi terbuka agar solusi terbaik bisa ditemukan, terutama bagi pasien yang mengalami kesulitan finansial.

“Bagi pasien dan keluarga, jika ada keluhan silakan disampaikan melalui kami tim kerja Humas,” tutupnya. (*/Ben)