
JAKARTA – Subholding PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama dengan perusahaan afiliasinya, PT Banyan Koalindo Lestari (BKL), berkolaborasi dalam mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting di Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.
PLN EPI bersama BKL melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut di wilayah kerja Puskesmas Bingin Teluk dengan fokus pada peningkatan ketahanan pangan dan gizi.
Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara dalam keterangan di Jakarta, Selasa, mengungkapkan stunting merupakan tidak terpenuhinya nutrisi anak sejak dalam kandungan dan di awal kehidupannya.
Anak dengan stunting tidak mengalami pertumbuhan dan perkembangan maksimal sebagaimana anak di usia mereka, sehingga mempengaruhi prestasi sekolah dan berisiko mengalami penyakit metabolisme.
Anak stunting kurang maksimal dalam perkembangannya, hingga membatasi kontribusi optimal untuk berkarya.
“Oleh sebab itu, Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) ini diadakan sebagai bentuk gerakan gotong royong PLN EPI dalam mempercepat penurunan stunting yang menyasar langsung keluarga yang berisiko stunting,” ungkap Iwan. (*/ben)




















