KMPA Tansa Sulut Bantu Bersih – bersih Rumah Ibadah

152
Istimewa

MANADO – Kelompok Muda Pecinta Alam (KMPA) Tindakan Antusias Simpati Alam (Tansa) Sulawesi Utara (Sulut) bersama Remaja Masjid Al-Ilham Sumompo menggelar pembersihan rumah Ibadah, Sabtu (7/12/2024).

Aksi pembersihan itu dilakukan di Masjid Al-Ilham Sumompo, Kecamatan Tuminting, Kota Manado.

Kristo Natanael Langi, penanggungjawab kegiatan pembersihan rumah Ibadah mengatakan, program ini bagian dari membangun silahturahmi KMPA Tansa dengan jemaah yang ada di Masjid Al-Ilham Sumompo.

“Kemudian, ingin membuat masyarakat nyaman saat beribadah, serta mendorong kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan sekitar, agar tetap asri,” ungkap Natan.

Bahkan Natan sapaan akrab bagi rekan-rekannya itu menambahkan kegiatan kolaborasi ini tujuannya untuk menumbuhkan nilai moral, gotong-royong dan toleransi.

“Dan pada hari ini kami telah membersihkan bagian dari saluran air, tempat wudhu, kaca jendela maupun pintu, serta lokasinya yang keberadaannya di lantai 2,” terang Wakil Ketua Dewan Mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) itu.

Menurut Natan, saat pembersihan hari ini hubungan silaturahmi telah terbangun, melalui komunikasi hingga pada aksi pembersihan rumah Masjid secara bersama-sama.

Apalagi kedatangan Calang dan anggota KMPA Tansa disambut baik oleh teman-teman remaja Al-Ilham, Imam Masjid Al-Ilham Syamsudin Desei, Ketua BTM Hamdi Idris dan Bendaharanya Bunanto Karim, serta Pembina Remaja Al-Ilham Sofyan Ali.

“Untuk itu, kami mau mengucapkan banyak – banyak terimakasih,” ujarnya.

Di sisi lain juga, kata mahasiswa dari Jurusan Teknik Elektro Polimdo itu, bahwa kegiatan ini bagian dari program bulanan Calang KMPA Tansa untuk mendapatkan poin sebelum menjadi anggota penuh.

Intinya, program yang dilakukan harus sesuai dengan cara KMPA Tansa, yakni dari hal-hal kecil bisa berdampak besar bagi orang lain.

Dari beberapa kegiatan yang sudah dilewati.

“Kami mendapatkan pembelajaran tentang bagaimana menyusun sebuah perencanaan, membangun kolaborasi, penyediaan bahan yang diperlukan, hingga pada pelaksanaan kegiatan di lapangan,” ucapnya sambil tersenyum.

Di tempat yang sama, Pembina Remaja Al-Ilham, Sofyan Ali menjelaskan kolaborasi ini merupakan kegiatan yang bernilai positif bagi generasi muda saat ini, khususnya bagi para remaja dan mahasiswa.

Cara – cara seperti ini dapat mengurangi dampak negatif di tengah kehidupan masyarakat, seperti tarkam dan sebagainya.

“Kegiatan pembersihan rumah Ibadah ini bagian dari kecintaan terhadap lingkungan. Dan In syaa Allah kegiatan seperti ini sekiranya terus dilakukan lagi dimasa yang akan datang,” tambah Sofyan. (*/don)