GPM Jaga Stabilitas Pasokan Pangan di Kabupaten Minahasa Selatan

169

MINSEL – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar SH menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

GPM dilaksanakan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2026 di Aula Waleta, Kantor Bupati Minahasa Selatan, Sabtu.

Kegiatan GPM Serentak Nasional itu dilaksanakan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang serta pada saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yaitu Puasa dan Idulfitri, serta Tahun Baru Imlek dan Hari Raya Nyepi Tahun 2026.

Pelaksanaan GPM Serentak Nasional dilakukan secara Hybrid di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia guna meningkatkan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau, khususnya dalam menghadapi peningkatan kebutuhan konsumsi menjelang HBKN.

Gerakan ini dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi pangan.

Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk terus mendukung langkah-langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah, termasuk melalui penguatan distribusi, pemantauan harga pasar, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program Gerakan Pangan Murah secara bijak serta tetap menjaga pola konsumsi yang sehat dan seimbang.

Turut hadir dalam kegiatan ini Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa Selatan; Kepala BPS Kabupaten Minahasa Selatan, Irena Listianawati S.ST SE M.Si.

Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady Kawatu, SH MSi bersama para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan segenap jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan; serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. (*/ben)