
SANGIHE – Gedung Gereja GMIST Jemaat Betlehem Tahuna dipenuhi suasana sukacita pada Senin (25/8/2025), ketika Festival Seni Pemuda GMIST 2025 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari.
Dalam sambutannya, Bulahari memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan para pemuda dari berbagai jemaat.
Ia menegaskan bahwa festival ini bukan hanya kegiatan seremonial semata, tetapi merupakan wujud nyata panggilan pelayanan.
“Festival ini menjadi kesempatan untuk mengembangkan talenta seni dan kreativitas yang Tuhan karuniakan, mempererat persekutuan, menumbuhkan iman yang kokoh, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang siap menjadi garam dan terang dunia,” ujar Bulahari.
Ia juga menekankan pentingnya peran pemuda GMIST sebagai harapan bagi gereja dan daerah. Mengutip kisah Alkitab tentang Timotius, Bulahari berpesan agar kaum muda tidak minder karena usia, melainkan tampil sebagai teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, iman, dan kesucian.
“Talenta seni yang dimiliki pemuda adalah berkat Tuhan, dan festival ini menjadi kesempatan mempersembahkannya bagi kemuliaan Kristus,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan terima kasih kepada panitia, peserta, serta seluruh pihak yang turut mendukung sehingga festival ini dapat terlaksana dengan baik.
Pemerintah daerah, menurut Bulahari, selalu melihat pemuda gereja sebagai aset strategis yang berperan dalam pembangunan, baik secara rohani maupun sosial.
Dengan penuh sukacita, Festival Seni Pemuda GMIST 2025 resmi dimulai, diharapkan menjadi sarana memperkuat iman, mempererat kebersamaan, dan memuliakan nama Tuhan. (IvAn)




















