SANGIHE – Lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Entanamahamu, Kampung Bowone, Kecamatan Tabukan Selatan Tengah, kembali memakan korban.
Dua penambang asal Kampung Lesabe dilaporkan tertimbun longsor pada Jumat (22/8/2025) sekitar pukul 11.30 Wita.
Kedua korban berinisial JL dan VP tertimbun material tanah saat tengah bekerja di lubang galian sedalam dua meter.
Peristiwa itu terjadi begitu cepat ketika bagian atas lubang mendadak ambruk dan menutupi tubuh mereka.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, sejak pagi sekitar pukul 09.00 Wita, lima penambang beraktivitas di lahan tersebut yang diketahui berada di bawah tanggung jawab lapangan seorang warga berinisial FT.
Beberapa saksi mata mengungkap detik-detik kejadian. Jun Vendri Diamare alias Nun, yang sempat berada di dalam lubang, menuturkan ia mendapat kabar dari rekannya bahwa dua penambang tertimbun.
Saksi lain, Fiali Aer, yang berada sekitar lima meter dari lokasi, mengaku melihat langsung tubuh korban tertutup longsoran tanah.
“Saya lihat tubuh mereka langsung tertimbun material. Kami sempat berteriak memanggil, lalu mencari bantuan,” ujar Fiali.
Upaya pencarian langsung dilakukan oleh rekan-rekan penambang dibantu aparat Polsek Tabukan Selatan serta pemerintah kecamatan. Hingga sore hari, kedua korban belum berhasil ditemukan.
Pihak kepolisian menyampaikan, perkembangan lebih lanjut terkait pencarian akan diinformasikan begitu ada hasil terbaru dari lapangan. (IvAn)
























