105 Kasus Stunting jadi Prioritas, TPPS Diharapkan Bergerak Cepat

160
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari saat melantik Tim TPPS. (Foto Ist)

SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka stunting di wilayahnya.

Pada Rabu (9/7/2025), Bupati Michael Thungari SE MM resmi melantik Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TPPS) dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati.

Bupati Thungari memberikan penekanan penting mengenai peran data akurat sebagai dasar utama dalam menyusun strategi pencegahan dan penanganan stunting.

“Pastikan data yang diterima merupakan data resmi dari pemerintah, bukan hanya sekadar estimasi administratif. Ketidakakuratan data bisa berdampak fatal terhadap kebijakan dan program yang dijalankan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar capaian angka tidak dijadikan satu-satunya tolok ukur keberhasilan. Menurut Thungari, keberlanjutan hasil adalah hal yang jauh lebih penting.

“Ada daerah yang angka stuntingnya sempat turun drastis hingga nol, namun tahun berikutnya melonjak tajam. Kita tidak ingin hal seperti ini terjadi di Sangihe. Fokus kita adalah pada validitas data dan langkah konkret yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Thungari memaparkan kondisi terkini terkait sebaran kasus stunting di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kecamatan Tahuna mencatat jumlah kasus tertinggi (23 kasus), diikuti Manganitu (20 kasus), Tahuna Timur (18 kasus), dan Manganitu Selatan (17 kasus).

Di sisi lain, Tabukan Tengah mencatatkan 7 kasus, sedangkan Tabukan Selatan, Tabukan Utara (masing-masing 3 kasus) dan Nusa Tabukan (1 kasus) melengkapi total 105 kasus yang perlu segera ditangani.

“Angka ini harus menjadi perhatian bersama, terutama TPPS yang baru saja dilantik, untuk segera menyusun langkah strategis di lapangan,” ujar Thungari.

Pelantikan TPPS turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tendris Bulahari serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan daerah.

Kehadiran lintas sektor ini menandai pentingnya kerja sama yang solid dalam menyukseskan program penurunan stunting.

Bupati Thungari pun menaruh harapan besar agar TPPS yang baru dilantik dapat segera bekerja secara optimal.

“TPPS harus menjadi motor penggerak dalam menghadirkan generasi Sangihe yang sehat dan bebas stunting,” pungkasnya. (IvAn)