Terkait Pengungkapan Kasus Riyo Noor, Ini Penjelasan Polda Sulut

455
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Iis Kristianto didampingi Kasubdit Gakkum Dirlantas Polda Sulut AKBP Roy Tambayong saat mengelar Konferensi Pers di Mapolda Sulut, Senin (18/9/2023). (foto: Ben/AP)

MANADO – Enam bulan berlalu pengusutan kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kematian Jurnalis Riyo Noor pada 11 Maret 2023.

Kejadian itu terjadi di ruas jalan raya Desa Tompaso Dua, Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Namun, hingga saat ini, jurnalis Tribun Manado itu belum juga terungkap siapa pelakunya.

Ketua AJI Manado, Fransiskus Talokon mempertanyakan sejauh mana perkembangan atas upaya penyidikan kepolisian terhadap kasus kecelakaan lalu lintas.

“Kami mempertanyakan sejauh mana perkembangan atas upaya penyidikan yang dilakukan polisi terhadap kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kematian Riyo,” tegas Fransiskus kepada sejumlah media, belum lama ini.

Polisi dianggap seolah menutup mata, karena ini persoalan kemanusian. Dan jika dibiarkan, siapa saja bisa mengalami hal serupa dengan almarhum.

“Polisi harus bersikap profesional dalam melakukan pengusutan, jangan terpengaruh dengan pihak luar,” tambahnya.

Pihak Polda Sulawesi Utara sendiri mengaku terus berupaya mengungkap dengan serius.

Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto melalui Kabid Humas, Iis Kristianto kepada awak media mengatakan sampai saat ini penyidik dari Polres Minahasa bersama Dirlantas Polda Sulut terus berupaya.

“Kami tetap serius untuk mengungkap kasus tersebut secara terang benderang,” kata Kabid Humas Polda Sulut, Senin (18/9/2023).

Kata Kabid, langkah – langkah yang sudah dilakukan oleh penyidik mulai dari olah TKP.

“Kami tegaskan, sampai saat ini penyidik tidak ada intervensi dari pihak manapun dan bekerja secara proporsional,” terangnya.

Bahkan, lanjut Kabid Humas, pihaknya melibatkan Laboratorium forensik di Makassar dengan memeriksa sejumlah barang bukti dan meminta keterangan 19 orang saksi.

“Dari semua upaya yang dilakukan ini tentunya untuk mencari Identitas kendaraan dari pelaku tabrak lari,” tukas Kabid Humas. (ben)