MINSEL – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Pemkab Minsel) terus memperkuat pengamanan wilayah laut dan pemberdayaan masyarakat.
Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar SH melaksanakan pertemuan strategis dengan jajaran Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI di Jakarta, Jumat (10/04/2026).
Pertemuan ini sebagai upaya memperkuat koordinasi terkait pengamanan wilayah laut dan pemberdayaan masyarakat pesisir di Kabupaten Minahasa Selatan.
Sebagai daerah yang memiliki garis pantai panjang serta potensi sumber daya laut yang melimpah, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan memandang penting terjalinnya sinergi yang kuat dengan Bakamla RI guna menjamin keamanan dan keselamatan aktivitas maritim.
Bakamla merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang bersifat paramiliter dan bertugas melaksanakan patroli keamanan serta keselamatan di wilayah perairan dan yurisdiksi maritim Indonesia.
Bakamla bertanggung jawab langsung kepada Presiden melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan.
Dalam mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan memastikan kesiapan lahan yang akan dimanfaatkan oleh Bakamla RI untuk kepentingan pemantauan keamanan dan keselamatan laut, khususnya di koridor ALKI II.
Rencana pembangunan National Maritime Security System (NMSS) oleh Bakamla RI melalui Zona Tengah pun telah ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Utama Bakamla RI, Laksamana Muda TNI Dr Samuel Kowaas MSc CSBA bersama dengan Laksamana Pertama Bakamla Sigit Winarko ST CHRMP, Direktur Data dan Informasi Bakamla RI, Laksamana Pertama Bakamla Agung Setiawan M.Han, Kepala Biro Sarana dan Prasarana Bakamla RI, Laksamana Pertama Teguh Prasetya, Kepala Zona Tengah Bakamla RI, beserta jajaran Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia.
Bupati Minahasa Selatan turut didampingi Kepala Bappelitbangda Kabupaten Minahasa Selatan, Bapak Brando Tampemawa SH MH. (*/ben)




















