SANGIHE — Perjalanan Puma FC di ajang Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Utara musim 2025/2026 harus terhenti di babak 6 besar.l, Kamis (9/04/2026).
Dalam laga terakhir Grup E di Stadion Klabat, Puma FC harus mengakui keunggulan Bolsel FC dengan skor 0-3.
Hasil kekalahan ini tak menyurutkan semangat tim. Manajemen dan pemain menegaskan bahwa menembus putaran 6 besar merupakan pencapaian yang patut dibanggakan.
Bupati Sangihe Michael Thungari sempat menyatakan Puma FC tak punya target di Liga 4 kali ini, apalagi masih berproses menjadi calon anggota PSSI Sulut.
“Langkah hari ini boleh terhenti, namun semangat membara tidak pernah padam. Ini pelajaran berharga bagi kami untuk bangkit lebih kuat ke depan,” ungkap perwakilan tim Puma FC.
Keberhasilan mencapai fase ini sebelumnya bahkan tidak banyak diprediksi. Namun tim besutan Rudi Manumpil itu mampu menunjukkan progres signifikan sepanjang kompetisi.
Sebagai representasi semangat tim sepak bola dari wilayah Nusa Utara itu, kegagalan menembus final belum berarti kehilangan harapan.
Dukungan penuh dari berbagai pihak juga menjadi energi tambahan bagi tim di lapangan.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, Wakil Ketua II DPRD Sangihe, Pein Hontong, serta seluruh masyarakat Nusa Utara yang hadir langsung memberikan dukungan.
Manajemen tim juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung karena belum mampu melangkah lebih jauh.
Justru mereka optimistis perjalanan ini bukanlah akhir, melainkan awal untuk membangun tim yang lebih solid dan kompetitif ke depan.
Sementara itu, dua tim dari Grup E yakni Klabat Jaya Sakti dan Bolsel FC berhasil melaju ke babak semifinal.
Puma FC pun memberikan ucapan selamat serta harapan agar kedua tim dapat menampilkan performa terbaik di laga selanjutnya.
Dengan semangat baru, Puma FC menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan kembali lebih siap di kompetisi mendatang. (Ivan)




















