Nurliah Arsam: Kelangkaan Obat Aspilet Karena Langkanya Bahan Baku dan Belum Keluar Nomor Izin Edar

674
Nurliah Arsam SSi Apt MARS. (ist)

MANADO – Kelangkaan Obat jenis Aspilet di RS.RD Kandou, sudah dirasakan sejak tahun 2023 lalu.

Obat Aspilet adalah obat untuk mencegah terjadinya serangan jantung, angina pektoris, atau stroke berulang pada orang yang berisiko mengalaminya.

Ini merupakan obat yang sering digunakan sebagai antikoagulan untuk mencegah pembekuan darah.

Antikoagulan adalah sekelompok obat yang digunakan secara luas karena berbagai alasan. Mereka membantu mencegah dan mengobati kondisi kesehatan berbasis bekuan darah seperti stroke dan emboli paru. Obat-obatan ini memiliki potensi menyelamatkan nyawa.

Terkait hal tersebut Manager Tim Penunjang Pelayanan Kerja, Nurliah Arsam SSi Apt MARS mengatakan kelangkaan obat Aspilet yang saat ini terjadi tidak hanya menimpa RSUP Kandou, tetapi juga mempengaruhi hampir semua rumah sakit di seluruh Indonesia. Ini tentu merupakan masalah serius.

“Kelangkaan ini tidak terbatas pada RSUP Kandou saja. Kami menghadapi situasi ini bersama-sama dengan banyak rumah sakit lainnya di seluruh Indonesia,” kata Nurliah kepada awak media, Kamis (20/06/2024) diruang kerjanya.

Penyebab utama dari kelangkaan ini adalah masalah kelangkaan bahan baku dan belum keluarnya nomor izin edar dari pihak yang berwenang.

“Kami memahami betapa pentingnya obat ini bagi banyak pasien, terutama mereka yang memerlukan terapi antikoagulan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus mencari solusi terbaik, termasuk mencari alternatif obat yang sejenis,” pungkasnya.

RSUP Kandou saat ini terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi masalah ini secepat mungkin dan berharap agar kelangkaan ini dapat segera teratasi demi menjaga kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. (ben)