Stand Up Paddle Manado Pertama di Indonesia yang Terakreditasi Internasional

335
Kapolda Irjen Roycke Langie menandatangani prasasti Stand Up School (SUP) di Daseng Pantai Karang ria, Rabu (26/3/2025). (foto ben)

MANADO – Olah raga dayung Stand Up Paddle (SUP) dua tahun terakhir ini mengalami perkembangan pesat di kota Manado, Sulawesi Utara.

Tidak hanya sampai disitu saja, berbagai kejurnas sudah diikuti hingga lolos ke PON XXI di Aceh – Sumatera Utara.

Hebatnya, medali perunggu berhasil diraih melalui atlet putri, Jeanet Kumendong di nomor Stand Up Paddle race 1.000 meter.

Hal tersebut menjadi sebuah gagasan Dr Drevy Malalantang yang terwujud saat Launching Stand Up Paddle School (GL Manado SUP School), di Daseng Pantai Karang Ria, Manado, Rabu 26 Maret 2025.

Launching SUP School dihadiri Kapolda Irjen Roycke Langie sekaligus meresmikan beroperasinya sekolah olahraga dayung.

Jenderal bintang dua ini didapuk sebagai pelindung dan penasehat olah raga dayung Sulawesi Utara mengatakan olah raga tidak bisa dipisahkan dengan pariwisata.

Kapolda berharap diresmikannya Stand Up Paddle School ini akan muncul atlet-atlet dan suasana pariwisata yang dapat menunjung kegiatan ekonomi.

“Bagi Mahasiswa Stiepar sebagai generasi muda yang memasuki fase dalam mencari jatidiri terhadap nilai-nilai kehidupan dan tentu harus mengambil contoh hal-hal yang positif,” ujar Kapolda.

Dr Drevy Malalantang, Direktur Stiepar Manado yang juga pegiat olah raga SUP mengakui olahraga air ini sedang tren dan paling cepat berkembang didunia.

Sekolah Stand Up Paddle di Kota Manado adalah sekolah pertama di Indonesia yang terakreditasi Internasional dari Academy Surfing Instructor (ASI) yang berkedudukan di Bondi Beach Australia.

“Kemudian bekerjasama Gladiator Paddle board Indonesia dan didukung Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI),” ujar Malalantang.

Drevy berharap Kota Manado bisa digelar kompetisi lokal dengan mengundang atlet-atlet nasional maupun internasiona.

Apalagi olahraga dayung kental dengan sport tourism yang berjalan seiring berolah raga sekaligus berwisata. (ben)