
MANADO – Letnan Jenderal TNI (Purn) Alfred Denny Tuejeh, dalam dialog dengan anak muda Sulawesi Utara di Warkop Corner 52, Manado, Kamis (19/09) membahas sejumlah isu penting, termasuk pengembangan produk lokal “Cap Tikus” dan peluang kerja di luar negeri.
“Cap Tikus itu produk lokal yang faktanya memang ada orang yang bisa dibiayai sampai menjadi sarjana, sampai dia bisa mendidik anak-anaknya, memberikan makan itu dari produk itu. Tapi pada sisi hukum, itu menjadi masalah karena kandungan alkoholnya cukup tinggi,” ujar Letjen TNI (Purn) Denny Tuejeh.
Ia melihat solusi dalam melegalkan produk tersebut dengan menjadikan “Cap Tikus” sebagai bahan baku untuk produk minuman beralkohol yang legal.
Denny Tuejeh juga menyoroti masalah penyerapan tenaga kerja di Sulawesi Utara.
“Di daerah ini butuh tenaga kerja, sementara yang dididik lain. Jadi, itu yang harus diprogramkan nanti supaya pendidikan mereka langsung terserap,” tegasnya.
Ia melihat peluang dalam kerjasama dengan negara lain, seperti Jepang dan Korea Selatan, yang membutuhkan tenaga kerja.
“Saya bertemu dengan orang Korea yang menyatakan bahwa di Korea setiap tahun butuh 2 juta tenaga kerja. Mereka menilai bahwa orang Indonesia itu masih jauh lebih baik daripada negara-negara lain,” ungkapnya.
Muhamad, seorang peserta dialog dari Bolaang Mongondow Utara, menyampaikan harapannya agar calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara memberikan perhatian serius terhadap masalah kemiskinan di daerahnya.
“Kami ingin melihat upaya konkret dalam mengurangi kemiskinan di kalangan anak-anak, karena kesehatan generasi penerus adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga berharap ada program-program lokal seperti pemberdayaan usaha kecil dan peningkatan akses pendidikan serta pelatihan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bolaang Mongondow Utara.
Dialog ini menjadi wadah bagi anak muda Sulawesi Utara untuk menyampaikan aspirasi dan harapan mereka kepada Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Tuejeh.
Pada dialog tersebut, para peserta baik secara langsung atau tidak langsung memberikan harapan-harapan mereka kepada Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Tuejeh. (*/don)




















