Pemkab Minsel Lengkapi Peralatan Sesuai Standar, Bupati Warning RSUD Tingkatkan Pelayanan

62
Istimewa

MINSEL – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Salah satu langkah strategis yang ditekankan adalah pemenuhan sarana dan prasarana, termasuk kelengkapan peralatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku.

Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar secara tegas memberikan peringatan (warning) kepada jajaran manajemen RSUD agar tidak hanya mengandalkan ketersediaan fasilitas, tetapi serius meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati dalam rangka evaluasi kinerja pelayanan kesehatan di RSUD Kabupaten Minahasa Selatan.

Bupati menegaskan bahwa rumah sakit daerah merupakan ujung tombak pelayanan publik di bidang kesehatan.

Oleh karena itu, pelayanan yang diberikan harus cepat, tepat, profesional, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien.

“Pemerintah daerah berupaya melengkapi peralatan sesuai standar. Namun, hal itu harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan. Jangan sampai fasilitas tersedia, tetapi pelayanan kepada masyarakat masih dikeluhkan,” tegas Bupati.

Bupati juga meminta agar seluruh peralatan medis yang ada di RSUD dipastikan berfungsi optimal, digunakan sesuai prosedur, serta didukung oleh tenaga kesehatan yang disiplin dan bertanggung jawab.

Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak boleh berjalan setengah-setengah karena menyangkut kebutuhan dasar dan keselamatan masyarakat.

Selain itu, Bupati menginstruksikan manajemen RSUD untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan, termasuk respons terhadap keluhan masyarakat, disiplin tenaga kesehatan serta tata kelola rumah sakit secara keseluruhan.

Pemkab Minsel akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja RSUD. Bupati menegaskan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan merupakan prioritas dan tidak dapat ditawar.

“RSUD harus berbenah. Pelayanan publik, khususnya pelayanan kesehatan, tidak boleh stagnan. Harus ada perbaikan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkas Bupati. (*/ben)