JAKARTA – PT PLN (Persero) mengukir prestasi gemilang dengan berhasil masuk dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2025, sebuah pengakuan sebagai salah satu perusahaan dengan pendapatan terbesar di dunia.
Pencapaian bersejarah ini diklaim sebagai buah nyata dari transformasi digital menyeluruh dan strategi diversifikasi bisnis beyond kWh yang dijalankan perusahaan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa masuknya PLN ke dalam daftar bergengsi tersebut adalah bukti konkret keberhasilan agenda reformasi korporasi.
“Prestasi ini merupakan bukti keberhasilan transformasi digital dan beyond kWh yang dijalankan. Ini bukan hanya pengakuan terhadap skala usaha kami, tetapi juga terhadap daya saing dan ketahanan bisnis PLN dalam menjawab dinamika global,” ujar Darmawan baru-baru ini.
Ia juga menekankan bahwa perusahaan kini bertransisi dari sekadar penyedia listrik menjadi penyedia solusi energi terintegrasi (Energy as a Service atau EaaS).
“Strategi beyond kWh adalah lompatan besar PLN dalam mengubah model bisnis menjadi lebih customer-centric dan berorientasi solusi. Kami tidak hanya menyalurkan listrik, tapi juga menghadirkan nilai, efisiensi, dan kemudahan bagi pelanggan dalam mengelola energi mereka,” kata Darmawan.
Ke depan, PLN berkomitmen untuk melanjutkan agenda transformasi ini dan memperluas kontribusi beyond kWh dengan pengembangan produk berbasis Internet of Things (IoT), smart metering, serta pembentukan ekosistem energi berbasis komunitas dan industri. (*/ben)






















