MANADO – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Denny Mangala, hadir dalam acara penutupan yang berlangsung meriah, Jumat (12/9/2025).
Mangala menyampaikan kebanggaan Gubernur atas keberhasilan festival yang diprakarsai Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut.
“Festival Sulut Sehat yang berlangsung sejak 10 hingga 12 September 2025 ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga panggung inovasi kesehatan yang berhasil mencuri perhatian nasional.
Festival ini menandai langkah besar Sulut menuju pelayanan kesehatan berkelas dunia.
Gubernur berharap festival ini menjadi titik awal transformasi kesehatan di Sulawesi Utara.
“Kami ingin Sulut dikenal sebagai provinsi yang tidak hanya sehat, tetapi juga inovatif dan inklusif dalam pelayanan kesehatannya,” tegasnya.
Dengan pengakuan dari Pemerintah Pusat dan antusiasme masyarakat, Sulut Sehat 2025 telah membuktikan bahwa visi ini bukan sekadar mimpi.
“Atas nama Pemerintah Provinsi, kami sangat bangga dan mengapresiasi semua pihak yang telah menyukseskan acara ini. Ini adalah bukti nyata komitmen Sulut dalam memajukan kesehatan masyarakat,” ujar Mangala, mengutip sambutan Gubernur Yulius.
Festival Sulut Sehat 2025 bukan sekadar pameran, melainkan cerminan ambisi besar Sulawesi Utara untuk menjadi pelopor inovasi kesehatan di Indonesia Timur.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, festival kali ini menonjolkan terobosan teknologi kesehatan.
Seperti telemedicine berbasis kecerdasan buatan dan aplikasi pelacakan kesehatan masyarakat yang dikembangkan lokal.
Inovasi-inovasi ini, menurut sumber eksklusif, telah mendapat pengakuan dari Kementerian Kesehatan RI sebagai model pelayanan kesehatan berbasis komunitas yang patut dicontoh.
Selain itu, festival ini menghadirkan layanan kesehatan gratis yang mencakup pemeriksaan mata, gigi, hingga konsultasi gizi di lebih dari 50 stan.
Lanjut Denny Mangala, festival ini adalah wujud aksi nyata Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Inovasi yang ditampilkan di sini bukan hanya sekilas, tetapi dirancang untuk terus berkembang. Kami ingin rumah sakit dan institusi kesehatan di Sulut menjadi mercusuar pelayanan di masa depan,” ujarnya
Festival Sulut Sehat 2025 juga menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit swasta, dan startup kesehatan lokal.
Salah satu sorotan adalah peluncuran program “Sulut Sehat Digital”, sebuah platform daring yang memungkinkan warga mengakses konsultasi dokter dari rumah.
“Layanan gratis ini luar biasa. Saya bisa cek kesehatan tanpa biaya, dan petugasnya sangat ramah,” ujar Renny, salah satu pengunjung dari Tomohon.
Ribuan warga Sulut memadati Manado Town Square setiap harinya, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap inisiatif ini.
“Ini adalah langkah revolusioner. Sulut kini tidak hanya mengejar kemajuan, tetapi menetapkan standar baru,” ujar dr Anita, salah satu penggagas program tersebut. (ben)






















