Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Menghasilkan Polri yang Profesional dan Berintegritas

197
Tradisi siram air kembang di Polri adalah sebuah upacara simbolis yang dilakukan saat kenaikan pangkat personel. Tradisi ini melambangkan pembersihan diri dari kekurangan masa lalu dan penyemangat untuk menjalankan tugas. (ist)

MANADO – Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie membuka pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A 2025 yang diikuti 78 Bintara Polri digelar SPN Karombasan, Rabu (30/7/2025).

Jumlah peserta pembentukan Bintara remaja diikuti 78 Bintara Polri digodok selama kurang lebih 7 bulan masa pendidikan.

Ditandai dengan pemeriksaan pasukan, pernyataan resmi pembukaan pendidikan serta penyematan tanda pangkat siswa oleh Kapolda Sulut.

Dalam upacara ini, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie membacakan amanat tertulis Kalemdiklat Polri Komjen Pol Prof Chryshnanda Dwilaksana MSi.

Kapolda Irjen Pol Roycke Langie mengatakan
tujuan pendidikan Bintara Polri adalah untuk membentuk calon anggota Polri yang memiliki sikap, perilaku, pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan tugas Polri.

“Pendidikan ini bertujuan untuk menghasilkan bintara Polri yang profesional, berintegritas, dan siap melaksanakan tugas-tugas kepolisian di lapangan,” ujar Kapolda .

Diakhir acara, Kapolda Irjen Roycke Langie melakukan tradisi siraman air kembang yang menandai dimulainya pendidikan pembentukan Bintara Polri. (ben)