Jabat Komisaris Utama BSG, Ramoy Luntungan : Target 400 Miliar harus Tercapai

446
Ramoy Markus Luntungan saat diwawancarai wartawan usai RUPS Sulut Gorontalo, Rabu (9/04/2025). (ist)

MANADO – Setelah menggelar RUPS Tahunan Tahun 2024 dan RUPS Luar Biasa berproses, akhirnya Bank Sulut Gorontalo (BSG) menetapkan jajaran Komisaris baru, Rabu (09/04/2025) sore.

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus selaku Pemegang Saham Pengendali Utama memimpin langsung RUPS yang didampingi Direktur Utama PT Mega Corpora, Ardhayadi, selaku pemegang saham pengendali kedua itu berlangsung di Lt.9 Kantor Pusat BSG, Manado.

Dalam hasil RUPS menetapkan untuk posisi Komisaris Utama, dipegang oleh Drs. Ramoy Markus Luntungan.

Diketahui Mantan Bupati Minahasa Selatan itu menjabat Ketua Tim Pemenangan YSK-VICTORY (Yulius Selvanus Komaling-Victor Mailangkay) pada Pilgub Sulut.

Ramoy Luntungan mengatakan sesuai pesan Gubernur Yulius Selvanus, kita berkomitmen untuk memajukan BSG.

Tak kalah penting ada target yang harus dicapai tahun depan sebesar Rp400 milyar.

“Waktu yang tersisa delapan bulan kita harus berlari kencang dengan bekerja keras dengan mitra. Kita berkolaborasi dengan para direksi yang lama dengan bekal pengalaman mengevaluasi kekurangan yang ada. Saya optimis kita akan lebih maju ” pungkas Luntungan.

Adapun susunan jajaran direksi, tetap sama. Direktur Utama tetap Revino Pepah, Machmud Turuis, Pius Batara, Joubert Dondokambey dan Louisa Parengkuan.

Jajaran Direksi ini masih tetap dipertahankan, karena berdasarkan SK pengangkatan mereka harus bertugas sampai tahun 2026 mendatang.

Melengkapi jajaran Komisaris terdapat nama Jacklyn Koloay.

Mantan Ketua Partai Perindo Sulut dan Putri tokoh koperasi mendiang Inyo Koloay itu memiliki hubungan kekerabatan dengan Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke H. Langie.

Selanjutnya ada nama Sam Sachrul Mamonto, mantan Bupati Boltim yang diketahui pernah menjabat Komite Direksi BSG periode 2016–2021.

Nama berikutnya yang ditetapkan sebagai Komisaris yakni Djafar Alkatiri, politisi muslim yang terlibat aktif menenangkan YSK-Victory.

Dari lima jajaran direksi BSG, hanya satu nama yang tetap yakni Max Kembuan.

Posisi Kembuan tetap dipertahankan mengingat Ia merupakan perwakilan dari CT Corp melalui anak perusahaannya, PT Mega Corpora.

Perusahaan induk dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) BSG sejak 12 Juli 2024. (ben)