Keluarga Ungkap Pekerjaan Brigadir RA di Jakarta

635
Istri Brigadir RA, Novita pasrah dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. (foto dok)

MANADO – Kematian Brigadir Ridhal Ali Tomi anggota Sat Lantas Polresta Manado menyisahkan misteri serta luka yang mendalam bagi pihak keluarga di Minahasa, Sulawesi Utara.

Kematian almarhum juga dinilai janggal di mana pihak keluarga tak percaya jika almarhum nekat melakukan aksi bunuh diri sementara ketiga anaknya masih kecil.

“Saya tidak percaya kalau dia suami saya sudah meninggal,” ujar Novita Husain kepada wartawan, Sabtu (27/4/2024).

Namun Novita pasrah dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

“Pokoknya kasih yang terbaik, saya serahkan kepada pihak kepolisian,” katanya sambil berlinang air mata.

Menurut Novita, almarhum Brigadir Ridhal ke jakarta dalam rangka tugas pengawalan sejak tahun 2022 lalu.

Novita juga mengaku terakhir kontak dengan suaminya itu pada Kamis 25 April 2024.

“Terakhir kontak dengan suami kemarin sekitar pukul 17.30 WITA,” ungkapnya kembali.

Dia juga mengungkapkan suaminya itu pernah menceritakan jika sudah tidak nyaman lagi bekerja sebagai sopir dan mengawal seorang pengusaha di Jakarta.

“Ia ada pernah bercerita kalau sudah tidak nyaman lagi bekerja, tapi tidak tahu tidak nyamannya apa mungkin bukan soal pekerjaan, tidak tahu pokonya dia cuman bilang kurang nyaman saja,” bebernya.

Dia juga mengaku tidak mendapatkan firasat apa-apaan soal kematian suaminya.

“Tidak ada firasat apa-apa, pokonya dia sudah nda nyaman di Jakarta dia suka bale ke Manado,” kata Novita.

Keseharian almarhum di mata keluarga sebagai sosok ayah yang penyayang keluarga tidak pernah marah.

“Dengan anak-anak dan keluarga dia sayang sekali, baik sekali dia,” ungkapnya kembali.

Pihak tidak percaya jika almarhum nekat melakukan aksi nekat tersebut karena almarhum masih mempunyai 3 orang anak yang masih kecil.

“Saya tidak percaya dia melakukan bunuh diri,” tegasnya. Rumah almarhum yang terletak di Perum Kalasey Indah, Desa Kalasey Satu, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara sudah banyak di datangi keluarga maupun kerabat serat sudah dipasang tenda di depan rumah.

Saat ini pihak keluarga telah menjemput jenazah almarhum di Jakarta dan belum diketahui pasti kapan jenazah akan dibawa ke Minahasa untuk di makamkan.

Informasi dari pihak keluarga almarhum Ridha Ali sejak 2022 lalu tugas pengawalan ke Jakarta untuk menjadi sopir dan ajudan pribadi seorang pengusaha Batubara suami dari salah satu anggota Polwan yang tidak disebutkan namanya.

Almarhumah Brigadir Ridhal Ali Tomi meninggalkan seorang isteri Novita Husain 37 tahun dan 3 orang anak, seorang pria yang masih berusia 7 tahun bernama Adam Ali, dan anak perempuan Kenza Ali yang masih berusia 5 tahun dan anak bungsu Kinara Ali baru berusia 3 bulan. (*/ben)