MANADO – Polda Sulawesi Utara (sulut) melalui Direktorat Lalu Lintas menggelar latihan pra operasi (Latpraops) Keselamatan Samrat 2024, pada Kamis (29/2/2024) di aula Tribrata Polda Sulut.
Kegiatan ini digelar menjelang bulan suci ramadhan 1445 H yang diperkirakan jatuh pada tanggal 11-12 Maret 2024 mendatang.
Kegiatan dibuka Wakapolda Sulut Irjen Pol Jan de Fretes didampingi Dirlantas Kombes Pol Rachmad Iswan Nusi.
Hadir pula jajaran Kasatlantas dalam rangka persiapan operasi serta mengecek kesiapan personil yang nantinya dapat melaksanakan tugas secara profesional dan proporsional.
Berdasarkan data pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat sebelumnya, pelanggaran lalu lintas menunjukan, data tilang naik 613,51% dan data teguran naik 8,96%.
Untuk data kecelakaan lalu lintas turun 7,14% dibanding tahun sebelumnya, dengan jumlah korban meninggal dunia turun 44,44%, luka berat turun 40,00% dan luka ringan turun 16,07%.
“Diharapkan pada Operasi Keselamatan Samrat 2024 ini mengalami penurunan,” ujar Wakapolda Irjen Pol Jan de Fretes.
Sementara Dirlantas Polda Sulut Kombes Pol Rachmad Iswan Nusi mengatakan Operasi Keselamatan Samrat 2024 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 4 hingga 17 Maret 2024 mendatang dengan mengedepankan operasi secara preventif, persuasif dan humanis.
Sasaran operasi adalah segala bentuk potensi gangguan menyebabkan kemacetan.
Masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalulintas juga berpotensi terjadinya laka lantas yang berakibat fatalitas korban, serta sangat merugikan negara atas kerusakan infra struktur jalan dan jembatan.
“Kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi, pengemudi R2 berboncengan lebih dari dua orang serta kendaraan yang tidak menggunakan TNKB,” pungkas Dirlantas. (ben)






















