MANADO – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank SulutGo (BSG) yang digelar di Gedung Pusat Bank SulutGo, Selasa (10/1/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri oleh para pemegang saham daerah dari kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Michael Thungari menyampaikan pandangannya terkait kinerja Bank SulutGo sepanjang tahun 2025.
Ia menilai bahwa pertumbuhan laba bank pada tahun tersebut tidak sepenuhnya berasal dari ekspansi bisnis yang signifikan, melainkan didorong oleh upaya efisiensi yang dilakukan secara menyeluruh.
Menurutnya, hasil efisiensi yang diterapkan oleh jajaran direksi, manajemen, serta dukungan dari para kepala daerah sebagai pemegang saham, menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap perolehan laba Bank SulutGo.
“Profit yang diperoleh Bank SulutGo pada tahun 2025 sebagian besar merupakan hasil dari efisiensi, baik di tingkat direksi maupun dari kita sebagai pemegang saham daerah,” ujar Michael Thungari.
Selain itu, ia juga menyoroti kebijakan penurunan suku bunga kredit yang telah berlangsung secara bertahap sejak tahun 2024 hingga 2025.
Dalam kurun waktu sekitar 10 bulan terakhir, tercatat telah terjadi beberapa kali penurunan suku bunga acuan.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong Bank SulutGo agar mampu menyesuaikan suku bunga kredit sehingga dapat bersaing dengan bank-bank lainnya.
“Kami mendesak agar Bank SulutGo bisa menyesuaikan suku bunga kredit agar tidak lebih tinggi dibandingkan bank lain, sehingga Bank SulutGo mampu bersaing secara sehat,” katanya.
Ia menegaskan, sebagai bank yang mengandalkan sektor kredit sebagai sumber utama pendapatan, daya saing merupakan faktor penting bagi keberlangsungan usaha Bank SulutGo ke depan.
“Bank SulutGo hidup dari kreditisasi. Karena itu, bank harus mampu bersaing secara bisnis agar perusahaan terus tumbuh dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Ivan)























